Berita Daerah Konsel

Rakor HUT RI Bukan Sekadar Seremonial, Kapolsek Kolono Tekankan Perang Melawan Narkoba

c6c60a39 24eb 49f2 b7fc ac10682aaaf8
Ketgam : Suasana Rapat Koordinasi Kecamatan Kolono dalam rangka persiapan peringatan Hari Ulang Tahun HUT RI ke-81. Foto : Humas Polsek Kolono

KOLONO. OKESULTRA.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan, dipastikan tidak hanya akan diisi dengan kemeriahan perlombaan dan seremoni tahunan.

Di balik agenda tersebut, pemerintah kecamatan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) mulai membangun konsolidasi untuk menghadapi tantangan yang jauh lebih besar, yakni menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketahanan sosial masyarakat.

Keseriusan itu terlihat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Kantor Kecamatan Kolono, Kamis (9/7/2026), yang dipimpin langsung oleh Camat Kolono, Mandar, S.H., M.Si., dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan lintas sektor.

Hadir dalam rapat tersebut Kapolsek Kolono Ipda Nurdin Iskandar, S.Sos., M.A.P., Danramil 1417-04 Lainea Letda Arm Eki Ockto Saputra, Kapuskesmas Kolono Agus Arianto, S.Tr., M.Kes., Ketua TP PKK Hj. Nusianti, S.Ag., Koordinator BKKBN Kecamatan Kolono Andriani, Ketua KUA Kecamatan Kolono Sabaruddin, S.Hi., M.H., para kepala sekolah, lurah, hingga kepala desa se-Kecamatan Kolono.

Di tengah suasana persiapan menyambut hari kemerdekaan, Kapolsek Kolono mengingatkan bahwa ancaman terhadap masyarakat tidak hanya datang dari tindak kriminal konvensional, tetapi juga dari penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, hingga menurunnya kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan.

Saat Tambang Bicara Budaya: PT Vale Buktikan Hilirisasi Tak Hanya Soal Nikel, Tapi Juga Masa Depan Pengrajin

Menurutnya, peringatan kemerdekaan seharusnya menjadi momentum membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan semata tugas aparat kepolisian maupun TNI.

“Kami mengimbau para kepala desa dan lurah agar terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah masing-masing,” tegas Kapolsek Kolono, IPDA Nurdin Iskandar.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal apabila stabilitas keamanan terusik. Sebab, sekecil apa pun gangguan kamtibmas dapat berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik.

Kapolsek juga menyoroti pentingnya keterlibatan dunia pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, para kepala sekolah diminta menjadi garda terdepan dalam membangun budaya disiplin, nasionalisme, dan menjauhkan pelajar dari pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan narkotika.

Selain aspek keamanan, Rakor juga menjadi forum menyatukan langkah seluruh instansi dalam mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kecamatan Kolono. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling memperkuat.

Viral! Dugaan Perselingkuhan Oknum Polisi dan Pegawai Kejaksaan Baubau Jadi Sorotan

“Kami mengajak seluruh kepala desa, lurah, dan kepala sekolah untuk mendukung program-program prioritas Pemerintah Kecamatan Kolono demi kemajuan daerah,” ujar IPDA Nurdin Iskandar.

Dalam era keterbukaan informasi, Kapolsek juga menekankan pentingnya kecepatan pelaporan setiap potensi gangguan keamanan. Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 maupun menghubungi Polsek Kolono agar setiap persoalan dapat ditangani secara cepat sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“Apabila terdapat potensi gangguan keamanan, segera laporkan melalui Call Center Polri 110 atau menghubungi Polsek Kolono sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Pesan tersebut menunjukkan perubahan pendekatan Polri yang kini lebih menekankan pola pelayanan responsif berbasis partisipasi masyarakat. Keamanan tidak lagi dipandang sebagai urusan aparat semata, tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh warga.

Sementara itu, Camat Kolono Mandar, S.H., M.Si., menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 harus menjadi sarana memperkuat persatuan masyarakat, meningkatkan semangat gotong royong, sekaligus membangkitkan rasa cinta tanah air melalui keterlibatan aktif seluruh komponen daerah.

Bupati Bombana Lantik Pengurus AGPAII Periode 2026–2031, Dorong Guru PAI Perkuat Karakter Generasi Bangsa

Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga pemerintah desa menjadi modal penting dalam memastikan seluruh agenda peringatan kemerdekaan berlangsung aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rakor tersebut juga mencerminkan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari stabilitas keamanan. Ketika koordinasi berjalan baik, potensi konflik dapat dicegah sejak dini, pelayanan publik menjadi lebih optimal, dan masyarakat memperoleh rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Berakhirnya rapat dalam suasana aman, tertib, dan kondusif bukan sekadar penutup agenda administratif. Lebih dari itu, Rakor menjadi titik awal komitmen bersama bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata: memperkuat persatuan, menolak narkoba, menjaga keamanan lingkungan, dan membangun Kolono yang lebih maju melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.

Reporter : duL