KENDARI, OKESULTRA.ID — Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI) Kendari membuka pendaftaran Ujian Profesi Advokat (UPA) Tahun 2026.
Hingga Rabu (21/10/2026), sebanyak 15 calon advokat tercatat telah mendaftarkan diri untuk mengikuti tahapan ujian yang menjadi salah satu pintu masuk menuju profesi advokat tersebut.
Pendaftaran UPA 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 23 Oktober 2026. Sementara itu, pelaksanaan ujian ditetapkan pada 12 Desember 2026.
Ketua DPC PERADI Kendari, Ibrahim Tane, S.H., M.H., mengatakan UPA merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui calon advokat dalam proses menuju profesi penegak hukum yang memiliki peran penting dalam sistem peradilan.
Menurut Ibrahim, ujian tersebut tidak sekadar menjadi tahapan administratif, tetapi juga menjadi bagian dari proses pengujian pengetahuan dan pemahaman calon advokat terhadap berbagai aspek hukum serta tanggung jawab profesinya.
“Ujian Profesi Advokat ini menjadi salah satu tahapan yang harus dilalui calon advokat dalam proses menuju profesi advokat,” ujar Ibrahim kepada awak media, Rabu (21/10/2026).
Ia menjelaskan, peserta UPA akan menghadapi sejumlah materi ujian yang mencakup pengetahuan tentang profesi advokat, kode etik, serta berbagai bidang hukum acara.
Materi tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur kesiapan calon advokat sebelum melangkah lebih jauh dalam proses menekuni profesi hukum.
Penguasaan hukum acara, misalnya, menjadi bekal penting bagi calon advokat dalam memahami mekanisme penanganan perkara di lingkungan peradilan. Sementara itu, pemahaman kode etik berkaitan dengan kewajiban menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan profesi.
Dalam praktiknya, advokat tidak hanya dituntut memahami ketentuan hukum, tetapi juga harus mampu menjalankan tugas secara bertanggung jawab serta menghormati prinsip-prinsip etika profesi.
Karena itu, tahapan UPA memiliki arti penting dalam mempersiapkan calon advokat menghadapi tanggung jawab profesional yang melekat pada pekerjaan mereka.
DPC PERADI Kendari mencatat, hingga 21 Oktober 2026, jumlah calon advokat yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti UPA tahun ini mencapai 20 orang.
“ Sampai hari ini sudah 20 calon advokat yang mendaftar,” kata Ibrahim.
Jumlah tersebut menjadi catatan sementara di tengah berlangsungnya masa pendaftaran yang akan berakhir pada 23 Oktober 2026.
Dengan demikian, calon peserta yang berminat mengikuti UPA 2026 perlu memperhatikan batas waktu pendaftaran agar tidak melewatkan kesempatan mengikuti ujian yang telah dijadwalkan.
DPC PERADI Kendari menyediakan layanan pendaftaran melalui sekretariat organisasi yang berlokasi di Jalan Malik, Lantai 2 Gedung Graha Pena, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Lokasi tersebut menjadi tempat bagi calon peserta untuk mengurus pendaftaran sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan penyelenggara.
Bagi calon advokat yang ingin mengikuti ujian, kepastian mengenai persyaratan administrasi, kelengkapan dokumen, dan tahapan pendaftaran menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum batas waktu berakhir.
Ketepatan dalam memenuhi persyaratan administrasi juga penting agar proses pendaftaran dapat berjalan sesuai ketentuan penyelenggara.
Di sisi lain, pelaksanaan UPA menjadi bagian dari rangkaian proses menuju profesi advokat yang menuntut kesiapan pengetahuan hukum sekaligus pemahaman terhadap kewajiban profesional.
Profesi advokat memiliki posisi penting dalam sistem penegakan hukum, terutama dalam memberikan jasa hukum dan memperjuangkan kepentingan klien sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Peran tersebut menuntut advokat untuk menjaga independensi, menaati kode etik, serta menjalankan profesinya secara bertanggung jawab.
Oleh sebab itu, persiapan menghadapi UPA tidak semestinya hanya berorientasi pada kelulusan ujian, tetapi juga pada penguatan pemahaman terhadap prinsip dan tanggung jawab profesi.
Meski demikian, informasi mengenai jumlah peserta yang telah mendaftar masih merujuk pada data per 21 Oktober 2026. Belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai target jumlah peserta maupun kemungkinan perubahan jadwal pelaksanaan ujian.
DPC PERADI Kendari juga belum memberikan keterangan tambahan mengenai rincian persyaratan administrasi, biaya pendaftaran, dan mekanisme teknis ujian dalam informasi yang disampaikan kepada media.
Calon peserta yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mendatangi sekretariat DPC PERADI Kendari di Jalan Malik, Lantai 2 Gedung Graha Pena, Kota Kendari.
Dengan batas pendaftaran pada 23 Oktober 2026 dan jadwal ujian pada 12 Desember 2026, calon peserta diharapkan mencermati tahapan yang telah ditetapkan agar dapat mempersiapkan diri secara administratif maupun akademis.
Pembukaan UPA 2026 ini menjadi kesempatan bagi calon advokat untuk melanjutkan tahapan menuju profesi hukum, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tuntutan kompetensi dan etika dalam menjalankan tugas sebagai advokat.
Reporter : duL









