Berita Bombana Daerah Politik
Home » PKB Bombana Matangkan Strategi, Iskandar: Kerja Keras dan Loyalitas Jadi Kunci Menang Kontestas

PKB Bombana Matangkan Strategi, Iskandar: Kerja Keras dan Loyalitas Jadi Kunci Menang Kontestas

Ketgam : Suasana Pelaksanaan Pendirikan Kader Partai PKB Kabupaten Bombana. Foto : Humas PKB Bombana

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bombana menggelar Pendidikan Kader Layolis sebagai ajang konsolidasi dan penguatan ideologi partai. Kegiatan yang diikuti jajaran pengurus dan kader tersebut difokuskan pada pembekalan strategi politik serta penguatan soliditas internal.

Pendidikan Kader Layolis sebagai ajang konsolidasi dan penguatan ideologi partai ini dalam rangka menghadapi dinamika politik yang kian kompetitif, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bombana menggelar Pendidikan Kader Layolis sebagai langkah konsolidasi dan penguatan ideologi.

Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua DPC PKB Bombana yang juga Ketua DPRD Bombana, Iskandar, ia menyampaikan terkait  pentingnya kerja keras, loyalitas, dan keberanian kader dalam menentukan arah perjuangan politik.

“Nasib seperti kaya, miskin, atau sukses bukan semata takdir, tapi pilihan. Tuhan memberi ruang untuk berusaha. Kerja keras dan konsistensi adalah kunci,” tegas Iskandar di hadapan peserta.

Ia mengingatkan bahwa kader PKB harus memiliki mental pejuang serta konsistensi dalam mengawal aspirasi masyarakat. Menurutnya, tantangan politik ke depan membutuhkan figur-figur yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berani mengambil keputusan.

PT Almaharig Siap Ikuti Rekomendasi RDP, Soroti Hambatan Penanganan Longsor dan Risiko Susulan

Apresiasi Tokoh Lokal

Dalam kesempatan tersebut, Iskandar juga secara khusus memuji Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani, sebagai figur inspiratif. Ia menyebut pengalaman dan lompatan karier politik Jaelani menjadi motivasi bagi kader di daerah, termasuk kontribusinya dalam mendongkrak perolehan satu kursi legislatif.

“Perbedaan usia dan perjalanan karier bukan penghalang untuk belajar dan meneladani capaian politik yang progresif,” ujarnya.

Iskandar menyampaikan optimisme bahwa PKB Bombana akan tetap menjadi kekuatan utama dalam kontestasi politik mendatang serta mampu mempertahankan eksistensi pada periode berikutnya. Ia menilai konsolidasi kader menjadi faktor penentu dalam menjaga pengaruh partai, baik di legislatif maupun pemerintahan.

Menurutnya, PKB tetap diarahkan berada dalam koalisi pemerintahan sebagai mitra strategis. Namun, partai juga tidak akan ragu bersikap tegas apabila terdapat kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Pemkab Konawe Selatan Berlakukan Sistem Kerja WFO dan WFH

“Kita siap menjadi mitra strategis pemerintah, tetapi juga harus berani menyuarakan kepentingan masyarakat jika ada kebijakan yang perlu dikritisi,” katanya.

Iskandar turut menyebut sejumlah kader sebagai aset penting partai di daerah, seperti Nasrudin, Nurkholik, dan Jumadin, yang diharapkan mampu memperkuat perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.

Politik sebagai Ibadah

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani, dalam arahannya menegaskan bahwa kekuatan utama PKB terletak pada persatuan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Berpolitik di PKB adalah ibadah. Partai ini adalah keluarga yang saling menguatkan untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

BKMT Bombana Raih Prestasi di Gebyar Milad ke-45, Tampil Memukau di Ajang “Harmoni Sultra”

Ia menekankan pentingnya membuka ruang pengabdian seluas-luasnya kepada masyarakat serta menjaga silaturahmi sebagai fondasi politik PKB. Menurutnya, kerja politik yang konsisten dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat akan menjadi modal utama dalam meraih kepercayaan publik.

Kegiatan Pendidikan Kader Layolis ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun soliditas partai, memperkuat struktur hingga akar rumput, serta memantapkan strategi menghadapi kontestasi politik yang akan datang.

Reporter : duL