Berita Metro News

Hadiri Perayaan Kemerdekaan AS ke-250, Gubernur Sultra Perkuat Diplomasi Pembangunan Daerah

IMG 3762
Ketgam : Suasana perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat ke-250. Foto : Diskominfo Sultra

SURABAYA. OKESULTRA.ID – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam memperluas kemitraan internasional kembali ditunjukkan melalui kehadiran Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, pada perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat ke-250 yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya.

Acara yang berlangsung di Hotel Majapahit Surabaya pada Selasa malam (9/6/2026) itu dihadiri berbagai tokoh penting dari kalangan diplomatik, pemerintahan, dan dunia usaha. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadikan perayaan bukan sekadar seremoni, melainkan ruang strategis untuk mempererat hubungan antarnegara dan membuka peluang kerja sama lintas sektor.

Sebelum menghadiri perayaan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka melakukan kunjungan ke Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya. Pertemuan itu dimanfaatkan untuk membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan antara Sulawesi Tenggara dan Amerika Serikat.

Fokus utama pembahasan diarahkan pada sektor pendidikan dan pertanian, dua bidang yang saat ini menjadi prioritas pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menilai bahwa kemajuan sektor pendidikan dan pertanian akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing daerah di tengah dinamika pembangunan global.

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa Sulawesi Tenggara membutuhkan dukungan jejaring internasional untuk mempercepat pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi daerah.

Bombana Jemput Dukungan Energi dari Pusat, Usulan PJUTS dan Penguatan Listrik Kabaena Masuk Roadmap 2027

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk mitra internasional. Pendidikan dan pertanian merupakan sektor strategis yang kami dorong agar mampu berkembang lebih cepat melalui transfer pengetahuan, teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujar Andi Sumangerukka.

Menurutnya, kemitraan dengan Amerika Serikat memiliki nilai strategis karena dapat membuka akses terhadap inovasi, riset, pengembangan teknologi, serta peluang investasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Selain itu, kerja sama di bidang pendidikan diharapkan mampu memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda Sulawesi Tenggara untuk memperoleh akses pelatihan, beasiswa, program pertukaran pelajar, maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

Pada sektor pertanian, peluang kolaborasi diarahkan pada pengembangan teknologi pertanian modern, peningkatan produktivitas, penguatan rantai pasok, hingga pengembangan komoditas unggulan yang memiliki daya saing di pasar internasional.

Momentum perayaan 250 tahun Kemerdekaan Amerika Serikat juga dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memperluas jaringan komunikasi dengan berbagai pihak yang hadir. Forum tersebut menjadi sarana promosi potensi daerah kepada kalangan diplomatik, investor, dan pelaku usaha nasional maupun internasional.

Rakor Kominfo Sultra 2026 Perkuat Sinergi Digital, Pemerataan Akses Internet Jadi Prioritas

Gubernur Andi Sumangerukka menilai bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, pertambangan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif yang membutuhkan dukungan investasi dan kemitraan strategis.

“Kami ingin memperkenalkan Sulawesi Tenggara sebagai daerah yang terbuka terhadap investasi dan kerja sama. Banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama demi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.

Lebih jauh, penguatan hubungan internasional dinilai menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan daya saing daerah di tingkat nasional dan global.

Perayaan tersebut turut dihadiri Peter Haymond, Christopher Green, Takonai Susumu, Emil Elestianto Dardak, serta Aliyah Mustika Ilham.

Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan pentingnya hubungan diplomatik dan kerja sama antardaerah maupun antarnegara dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kolaborasi menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Percepat Koperasi Desa Merah Putih: Lokakarya Satgas Wilayah I, III, dan IV Digelar di Kendari

Bagi Sulawesi Tenggara, langkah membangun kemitraan internasional merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang lebih maju, berdaya saing, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan. Melalui jejaring global yang semakin luas, Sultra diharapkan dapat memperoleh manfaat nyata berupa peningkatan investasi, transfer teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta terbukanya berbagai peluang baru bagi kemajuan daerah.

Dengan memanfaatkan momentum diplomasi dan hubungan internasional secara optimal, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara optimistis dapat mempercepat transformasi pembangunan daerah sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kawasan yang memiliki prospek pertumbuhan menjanjikan di kawasan timur Indonesia.

Reporter : duL