Bombana Daerah

Exit Meeting LKPD 2025, Pemkab Bombana Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

IMG 3168
Ketgam : Bupati dan Wakil Bupati Bombana Serta Kepala Bidang Pemeriksaan dari BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara. Foto : Dinas Kominfo Bombana

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Exit Meeting pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, sebagai tahapan akhir dari rangkaian audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Tina Orima, Kantor Bupati Bombana, Kamis (30/4/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., didampingi Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. serta dihadiri oleh La Ode Muhammad Falihin, selaku Kepala Bidang Pemeriksaan dari BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Exit meeting ini menjadi penutup dari proses pemeriksaan terinci yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus menjadi forum penyampaian hasil sementara audit serta rekomendasi perbaikan bagi pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni penutup, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“Exit meeting ini bukan sekadar penutup dari proses pemeriksaan, namun menjadi momentum penting untuk memperbaiki kekurangan serta memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan dan akuntabel,” ujar Burhanuddin.

PT Almaharig Siap Ikuti Rekomendasi RDP, Soroti Hambatan Penanganan Longsor dan Risiko Susulan

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh perangkat daerah yang telah berperan aktif selama proses pemeriksaan berlangsung. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan berintegritas.

Lebih lanjut, Burhanuddin berharap seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat segera menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan sekaligus mempertahankan capaian positif yang telah diraih Kabupaten Bombana selama ini.

“Saya berharap seluruh perangkat daerah segera berkonsultasi dan menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan, agar pengelolaan keuangan kita semakin baik ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, kehadiran jajaran kepala perangkat daerah dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen kolektif pemerintah daerah dalam mendukung transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan publik.

Exit meeting ini berlangsung dengan penuh keseriusan dan suasana konstruktif. Diskusi yang terjadi tidak hanya berfokus pada temuan, tetapi juga pada solusi dan langkah konkret yang harus diambil ke depan.

Pemkab Konawe Selatan Berlakukan Sistem Kerja WFO dan WFH

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan daerah, sejalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Reporter : duL