Berita Bombana Daerah News

Wakil Gubernur Tutup STQH ke-28 Tingkat Provinsi Sultra Tahun 2025 : Bombana Raih Perikat VI

IMG 0207
Ketgam : Pj Sekda Kabupaten Bombana dr. H. Sunandar, M.M.Kes (tengah) Saat Menghadiri penutupan STQH ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025. Foto : Diskonifo Bombana

KENDARI, OKESULTRA.ID – Pj  Sekda Kabupaten Bombana dr. H. Sunandar, M.M.Kes mewakili Bupati Bombana, menghadiri penutupan STQH ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025, Kamis malam, (26/062025).

Penutupan STQH ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025 oleh Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, M.Ling, Mewakili Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.

Acara penutupan dihadiri oleh unsur Forkopimda Sultra, Kakanwil Kemenag Sultra beserta jajaran, kepala OPD lingkup Pemprov Sultra, para bupati dan walikota se-Sultra, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perguruan tinggi, Ketua dan anggota Dewan Hakim STQH, ormas keagamaan, tokoh agama, serta seluruh kafilah peserta dari 17 kabupaten/kota.

IMG 0209
Kegiatan penutupan diawali dengan pembacaan SK Dewan Hakim oleh Sekretaris Dewan Hakim, berisi pengumuman peringkat masing-masing peserta STQH XXVIII Provinsi Sultra 2025, sedangkan untuk Kabupaten Bombana Berikut daftar peringkat :

  1. Tilawah Golongan Anak-Anak : Putra, Muh. Adam Fauzan ( Harapan 2)
  2. Hafalan Al-Qur’an Golongan 5 Juz dan Tilawah Putra : Muh. Syafiq Musta’an Haling (Juara 1) dan Putri : Deby Rafeyfa Asyila (Juara 1)
  3. Hafalan Al-Qur’an Golongan 10 Juz Putri : Azzahra Ramadhani (Harapan 2)
  4. Hafalan Al-Qur’an Golongan 20 Juz Putri : Zahrah Ramadhani Ishak (Harapan 3)
  5. Hafalan Al-Qur’an Golongan 30 Juz Putra : Rajid (Harapan 1) dan Putri : Miftahul Rezkiah Haling (Juara 1)
  6. Hafalan 100 Hadist dengan Sana Putra : Muhammad Fauzan (Harapan 2) Hafalan 500 Hadist Tanpa Sanad Putri : Rahma Awaliah (Harapan 1)

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sultra menyampaikan pidato Gubernur Sultra yang menekankan bahwa STQH bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana mempererat silaturrahim, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta menjadi momentum fastabiqul khairat dalam membumikan Al-Qur’an dan Hadis.

May Day 2026, Pemkab Bombana Tekankan Kolaborasi dan Stabilitas Daerah

“Kegiatan ini telah melalui proses panjang mulai dari persiapan, pendaftaran, hingga pelaksanaan musabaqah. STQH telah menjadi ruang bersama yang penuh nilai keagamaan dan kebersamaan. Kami berharap, dengan berakhirnya kegiatan ini, silaturrahim yang telah terjalin tetap dipertahankan dan bahkan diperkuat,” ucap Wagub.

IMG 0208

Gubernur juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan dan sportivitas, yang telah dibangun melalui penggunaan platform e-MTQ hasil kerja sama dengan Kementerian Agama RI. Platform ini telah diberlakukan sejak tahun 2019 dan menjadi simbol komitmen bersama dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan Musabaqah di Sulawesi Tenggara secara berkesinambungan.

Kepada peserta terbaik yang berhasil meraih prestasi, Wagub memberikan apresiasi sekaligus dorongan untuk segera mempersiapkan diri menjadi duta Sulawesi Tenggara pada STQH tingkat nasional yang akan digelar pada Oktober 2025 mendatang.

“Berikan hasil terbaik untuk mengharumkan nama daerah. Kami percaya kalian adalah yang terbaik, dan kini saatnya membawa nama Sultra bersaing di tingkat nasional,” tegasnya.

ESG Jadi Motor Bisnis, PT Vale Perkuat Operasi Rendah Karbon di 2025

Tak lupa, ia juga memberikan semangat kepada para peserta yang belum berhasil meraih juara. Menurutnya, setiap peserta STQH adalah insan pilihan yang telah menerima amanah suci untuk menjaga Al-Qur’an dan Hadis. Kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari proses pembelajaran menuju keberhasilan yang hakiki.

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur kembali menegaskan bahwa Sulawesi Tenggara telah ditetapkan sebagai tuan rumah STQH tingkat nasional ke-28 tahun 2025. Ia mengajak seluruh pihak untuk bahu-membahu menyukseskan pelaksanaannya, baik dari segi penyelenggaraan, prestasi, maupun akuntabilitas.

“Mari kita tunjukkan bahwa Sultra mampu menjadi tuan rumah yang baik, sukses dalam penyelenggaraan, sukses dalam prestasi, dan sukses dalam pertanggungjawaban. Semua ini demi mewujudkan generasi Qur’ani yang unggul, dan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius,” pungkasnya.

Saya berharap e-MTQ dapat pula diimplementasikan di tingkat kabupaten/kota, sebagai bagian dari upaya kolektif meningkatkan kualitas SDM Qur’ani,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kemenag Sultra, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh dewan hakim yang telah bekerja secara profesional dan objektif. Ia juga menekankan bahwa STQH adalah upaya nyata dalam mencetak generasi Qur’ani yang tangguh dan berakhlak mulia di Sulawesi Tenggara.

Exit Meeting LKPD 2025, Pemkab Bombana Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

IMG 0210

“Para peserta terbaik malam ini akan menjalani seleksi lanjutan untuk mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara pada STQH tingkat nasional yang akan digelar Oktober 2025. Kami berharap, Provinsi Sultra bukan hanya sukses sebagai tuan rumah, tapi juga mampu meraih prestasi nasional,” ujar Kakanwil Kemenag.

Sementara itu, Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Sekretariat Daerah Prov. Sultra, Nursaleh, selaku ketua panitia pelaksana, menyampaikan bahwa Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025 yang berlangsung sejak tanggal 19 hingga 26 Juni telah berjalan dengan baik, tertib, aman, dan lancar.

Sebanyak 278 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sultra turut ambil bagian dalam berbagai cabang musabaqah, meliputi Tilawah, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir, Hafalan Hadis, hingga Karya Tulis Ilmiah Hadis.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan hadiah pembinaan bagi para pemenang, termasuk hadiah utama senilai Rp20 juta untuk juara umum. Selain itu, Nursaleh juga melaporkan bahwa Rapat Kerja Daerah (Rakerda) STQH telah sukses dilaksanakan pada 26 Juni 2025 sebagai bagian dari upaya evaluasi dan perencanaan program LPTQ ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Nursaleh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sultra, atas sinergi dan dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan maksimal.

Ia menegaskan bahwa para peserta terbaik akan mewakili Sulawesi Tenggara pada ajang STQH tingkat nasional yang akan digelar pada Oktober 2025 mendatang, di mana Sultra juga ditunjuk sebagai tuan rumah. Sementara itu, kepada peserta yang belum meraih juara, ia memberikan dorongan semangat agar tetap termotivasi dan menjadikan pengalaman ini sebagai pemicu untuk terus mengasah kemampuan dalam mencintai dan memelihara nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis.

Penyerahan hadiah kepada peserta terbaik dilakukan oleh Wakil Gubernur Sultra, Kepala Kanwil Kemenag Sultra, dan Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sultra.(Adv).

Reporter : duL