KENDARI. OKESULTRA.ID – Sembilan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara, kini resmi terbentuk. Hal itu setelah Ketua SMSI Sultra resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada para ketua yang telah ditetapkan, Sabtu (27/6/2026).
Penyerahan SK tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus langkah strategis dalam memperkuat keberadaan SMSI sebagai wadah perusahaan media siber di Sulawesi Tenggara. Dengan terbentuknya kepengurusan di sejumlah daerah di sultra, organisasi ini diharapkan semakin efektif menjalankan fungsi pembinaan dan pengembangan perusahaan pers.
Dalam keterangannya, Ketua SMSI Sultra, Sarjono, menjelaskan bahwa penyerahan SK merupakan bagian dari amanat organisasi yang harus dijalankan sebagai bentuk legalitas kepengurusan di daerah.
“Alhamdulillah, hari ini, Sabtu, 27 Juni 2026 sudah diserahkan SK kepada ketua-ketua SMSI Kabupaten Konawe Selatan, Bombana, Muna Raya, dan Buton Utara. Ini merupakan bagian dari mandatory organisasi yang harus dilaksanakan,” ujar Sarjono.
Ia menegaskan, SK yang telah diterima oleh masing-masing pengurus bukan sekadar dokumen administratif, melainkan menjadi dasar bagi kepengurusan untuk segera bekerja membangun organisasi di wilayah masing-masing.
Menurut Sarjono, keberadaan SMSI di daerah diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas perusahaan pers, baik dari sisi tata kelola organisasi, profesionalisme sumber daya manusia, maupun kualitas produk jurnalistik yang dihasilkan.
“Tentunya, SK ini menjadi energi positif bagi perusahaan pers untuk meningkatkan etos kerjanya, membawa perusahaan pers semakin maju serta memberikan kemaslahatan bagi seluruh anggotanya,” katanya.
Lebih lanjut, Sarjono mengingatkan bahwa tantangan industri media saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Perkembangan teknologi digital, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, hingga persaingan bisnis media menuntut perusahaan pers untuk terus beradaptasi.
Karena itu, ia menilai setiap pengurus SMSI di daerah harus mampu membangun manajemen organisasi yang kuat sekaligus mendorong anggotanya menjalankan perusahaan media secara profesional dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.
“Ke depan tantangan kita dalam mengelola perusahaan pers akan lebih menantang lagi. Karena itu dibutuhkan kemampuan manajerial dan kelihaian kita secara profesional dalam mengelola perusahaan media,” tegasnya.
Sarjono juga mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan keberadaan organisasi pers lainnya sebagai mitra dalam membangun ekosistem pers yang sehat, bukan sebagai kompetitor yang harus dipandang secara negatif.
“Jangan merasa ada saingan dalam hal negatif. Keberadaan organisasi lain justru harus menjadi penyemangat untuk berkarya lebih baik. Masa depan SMSI menjadi tanggung jawab kita bersama,” pesannya.
Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen SMSI Sultra dalam membangun sinergi antarlembaga pers guna menciptakan iklim jurnalistik yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang berkualitas.
Sementara itu, Ketua SMSI Kabupaten Konawe Selatan, Mahidin, SH, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin kepengurusan SMSI di daerah tersebut. Ia menilai terbentuknya kepengurusan menjadi momentum penting bagi penguatan perusahaan media lokal.
Mahidin mengatakan, amanah yang diterimanya melalui Surat Keputusan tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan menyusun program kerja organisasi serta melakukan konsolidasi bersama seluruh anggota di Kabupaten Konawe Selatan.
“InsyaAllah amanah ini segera saya laksanakan dengan sebaik-baiknya. Kami akan bekerja sesuai tujuan organisasi dan membangun kebersamaan bersama seluruh anggota SMSI di Konawe Selatan,” ujarnya.
Terbentuknya kepengurusan SMSI di sembilan kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara diharapkan menjadi awal lahirnya organisasi yang semakin solid, adaptif terhadap perkembangan industri media digital, serta mampu meningkatkan daya saing perusahaan pers lokal.
Reporter : duL



















