Berita Bombana Daerah News

Seleksi Sekda Bombana Berlanjut, Empat Nama Dinyatakan Memenuhi Syarat

IMG 2880
Ketgam : Ketua Panitia Seleksi JPT Kabupaten Bombana, Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D. Foto : PPID Sultra

BOMBANA, OKESULTRA.ID –  Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2026.

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat Nomor 12/Pansel-JPTP-Sekda/IV/2026 tertanggal 8 April 2026 yang menjadi bagian penting dari tahapan seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah.

Tahapan administrasi dan penelusuran rekam jejak itu tidak hanya menjadi proses formal birokrasi, tetapi juga dianggap sebagai fondasi utama dalam menentukan figur calon pemimpin administrasi pemerintahan daerah.

Di tengah tuntutan reformasi birokrasi yang semakin kuat, proses seleksi Sekda kini tidak lagi sekadar menilai senioritas atau pengalaman jabatan, melainkan juga integritas, konsistensi kinerja, dan kemampuan manajerial.

Ketua Panitia Seleksi JPT Kabupaten Bombana, Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, menegaskan bahwa proses verifikasi administrasi dan penelusuran rekam jejak dilakukan secara cermat serta mengacu pada prinsip objektivitas dan profesionalisme.

Sinergi PT Vale dan Pemkab Kolaka Hadirkan Layanan Kesehatan hingga ke Rumah Warga

“Proses ini tidak hanya menilai kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan rekam jejak, integritas, serta konsistensi kinerja para kandidat,” jelasnya.

Menurut Asrun Lio, tahapan penelusuran rekam jejak memiliki posisi yang sangat penting dalam proses seleksi pejabat pimpinan tinggi pratama.

Ia menilai, seorang Sekretaris Daerah bukan hanya dituntut memiliki kemampuan administratif, tetapi juga harus mempunyai kapasitas kepemimpinan yang mampu menjaga stabilitas birokrasi dan mendorong efektivitas pemerintahan.

“Penelusuran rekam jejak menjadi indikator krusial untuk memastikan kandidat memiliki integritas dan kemampuan memimpin birokrasi secara profesional,” tambahnya.

Dalam konteks pemerintahan daerah, posisi Sekretaris Daerah merupakan jabatan strategis yang memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan organisasi perangkat daerah (OPD), menerjemahkan visi kepala daerah, serta memastikan jalannya roda pemerintahan berjalan efektif.

Fatmawati Kasim Marewa: Anak-Anak Bombana Adalah Bintang Kecil Calon Pemimpin Bangsa

Karena itu, proses seleksi Sekda sering kali menjadi perhatian publik karena hasil akhirnya akan sangat memengaruhi kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

Berdasarkan hasil verifikasi administrasi dan penelusuran rekam jejak yang dituangkan dalam berita acara Panitia Seleksi, sebanyak empat pejabat dinyatakan memenuhi syarat dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Keempat kandidat tersebut merupakan pejabat yang selama ini menempati posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.

Mereka adalah Drs. Hasdin Ratta, M.Si yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bombana.

Kemudian Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K yang menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bombana.

DR. H. SUPRIADI, S.H., M.H., Ph.D Sosok Pengacara di Balik Perjuangan Praperadilan Bupati Sitaro

Selanjutnya Darwin, SE yang saat ini dipercaya memimpin Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bombana.

Sementara satu nama lainnya adalah Sadli Siradjuddin, S.Kom., M.A.P yang menjabat Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana.

Keempat kandidat tersebut dinilai memiliki pengalaman birokrasi yang cukup panjang dan telah terlibat dalam berbagai program pembangunan daerah.

Munculnya empat nama ini sekaligus menggambarkan bahwa proses seleksi berlangsung kompetitif dengan menghadirkan figur-figur yang memiliki latar belakang kepemimpinan berbeda.

Pengamat pemerintahan menilai, keterbukaan dalam pengumuman hasil seleksi administrasi menjadi bagian penting dari upaya memperkuat sistem merit di lingkungan birokrasi.

Sistem merit sendiri menekankan bahwa pengisian jabatan harus dilakukan berdasarkan kompetensi, kualifikasi, integritas, dan rekam jejak, bukan atas pertimbangan nonprofesional.

Karena itu, tahapan penelusuran rekam jejak dianggap menjadi instrumen penting dalam memastikan calon pejabat publik memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik.

Di sisi lain, publik juga menaruh perhatian terhadap bagaimana proses seleksi berikutnya akan berlangsung.

Tahapan lanjutan seperti uji kompetensi, penulisan makalah, hingga wawancara akhir dipandang sebagai arena penting untuk mengukur kapasitas kepemimpinan para kandidat secara lebih mendalam.

Pemerintah Kabupaten Bombana sendiri dinilai sedang menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks, mulai dari percepatan pelayanan publik, efektivitas pembangunan daerah, hingga penguatan tata kelola pemerintahan.

Karena itu, sosok Sekretaris Daerah yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Panitia Seleksi berharap seluruh proses seleksi dapat berjalan secara transparan dan akuntabel sehingga menghasilkan figur pemimpin birokrasi yang benar-benar profesional.

“Dengan proses yang transparan dan akuntabel, diharapkan hasil akhir seleksi ini melahirkan pemimpin birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tutup Pansel.

Pengumuman empat kandidat yang lolos seleksi administrasi dan rekam jejak ini menjadi awal dari tahapan penting dalam menentukan arah kepemimpinan birokrasi Kabupaten Bombana ke depan.

Publik kini menantikan siapa sosok yang nantinya dipercaya menduduki jabatan Sekretaris Daerah definitif dan mampu menjawab tantangan pembangunan serta reformasi birokrasi di Kabupaten Bombana. (Adv).

Reporter : duL