Berita Bombana Daerah Metro News

Penilaian Ombudsman 2024 : Kabupaten Bombana Terbaik 2 Dalam Kualitas Pelayanan Publik Se-Sultra

b80737e4 cb70 4bec 90a2 ccc036267a47
Ketgam : Sejumlah OPD Bombana saat menerima penghargaan dari Ombudsman RI Perwakilan Sultra. Foto : Diskominfo Bombana.

KENDARI, OKESULTRA.ID – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menghadiri penyerahan hasil penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2024 atau opini pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tenggara, Jln Drs. H. Abd Silondae – Kota Kendari, Jum’at (8/3/2025). 

Penyerahan penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sultra, Mastri Susillo kepada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bombana yang disaksikan langsung oleh Bupati Burhanudin beserta jajaran Pemda Bombana.

Dari 17 Kabupaten Kota Se Sultra yang disurvey oleh Ombudsman, Bombana  berhasil meraih Kualitas Tertinggi berada di urutan kedua dibawah Muna Barat, dengan nilai 93,09.

Berdasarkan hal tersebut diatas, Kabupaten Bombana telah berhasil meraih Predikat Zona Hijau (Kualitas tertinggi) Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman RI dengan nilai 93,09 (Kategori A).

Hardiknas 2026 di Bombana: Momentum Refleksi dan Penguatan Pendidikan Berkarakter

Dalam sambutannya Mastri Susilo mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mengikuti penilaian ini, sehingga berhasil memperoleh nilai tertinggi dengan skor 93,09.

“Dengan capaian tersebut, Kabupaten Bombana menempati peringkat kedua se-Sulawesi Tenggara dalam penilaian pelayanan publik di antara kabupaten/kota lainnya,” ujar Mastri.

Terkait hal itu,  Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Kepala OPD dan jajarannya yang telah berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Mubar.

Menurutnya prestasi ini menunjukkan komitmen Pemkab Bombana  dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bombana.

“Semoga raihan ini mampu memberikan semangat bagi seluruh kepala OPD yang bertugas melakukan pelayanan kepada masyarakat. Semua OPD harus fokus pada transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

May Day 2026, Pemkab Bombana Tekankan Kolaborasi dan Stabilitas Daerah

Ir. H. Burhanuddin juga menekankan kepada seluruh OPD agar terus melakukan inovasi dalam pelayanan publik, seperti penggunaan teknologi informasi untuk mempermudah akses layanan dan mempercepat proses administrasi.

“Di tengah perkembangan teknologi ini, kita harus inovatif apa lagi dalam urusan pelayanan publik. Kompetensi dan profesionalisme harus dikedepankan dalam melayani masyarakat sehingga layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Untuk diketahui, hasil penilaian tertuang dalam rapor pelayanan publik yang terdiri dari interval, kategori, opini, dan zonasi.

  1. Puskesmas Lombakasih
  2. Dinas PTSP
  3. Puskesmas Rumbia
  4. Dinas Capil
  5. Dinas Pendidikan
  6. Dinas Sosial

Dengan pencapaian ini, diharapkan pelayanan publik di Kabupaten Bombana semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. (Adv)

Reporter : Israwati
Editor : duL

Exit Meeting LKPD 2025, Pemkab Bombana Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan