Berita Bombana Daerah

Pemkab Bombana Resmi Buka Seleksi Terbuka Jabatan Sekda

IMG 3312

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi membuka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2026.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi ASN Karier di ASN Karier BKN.

Pembukaan seleksi tersebut diumumkan Panitia Seleksi (Pansel) sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengisi jabatan strategis birokrasi secara terbuka, profesional, dan berbasis sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda reformasi birokrasi yang saat ini terus didorong pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Posisi Sekretaris Daerah sendiri merupakan salah satu jabatan paling strategis dalam struktur pemerintahan daerah karena berfungsi sebagai koordinator administrasi pemerintahan dan penghubung kebijakan kepala daerah dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Hadiri Perayaan Kemerdekaan AS ke-250, Gubernur Sultra Perkuat Diplomasi Pembangunan Daerah

Karena itu, proses pengisian jabatan Sekda sering kali menjadi perhatian publik karena akan menentukan arah efektivitas birokrasi dan kualitas pelayanan pemerintahan daerah.

Pengumuman seleksi terbuka Sekda Bombana memberikan kesempatan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi dan berkompetisi secara sehat.

Menariknya, proses seleksi ini tidak hanya diperuntukkan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana, tetapi juga terbuka bagi ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara serta pemerintah kabupaten dan kota lainnya di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kebijakan tersebut menunjukkan adanya komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan kompetisi yang lebih luas dalam menjaring figur birokrat terbaik.

Dalam pengumuman Panitia Seleksi disebutkan bahwa jabatan yang dibuka merupakan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II.a.

Bombana Jemput Dukungan Energi dari Pusat, Usulan PJUTS dan Penguatan Listrik Kabaena Masuk Roadmap 2027

Posisi ini memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan jalannya birokrasi pemerintahan berjalan efektif, sinkron, dan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah.

Ketua Panitia Seleksi, Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, menjelaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dirancang untuk mengukur kemampuan peserta secara menyeluruh.

“Seleksi ini dilaksanakan secara terbuka dan kompetitif untuk memperoleh figur Sekretaris Daerah yang profesional, berintegritas, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat,” ujarnya. Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, sistem seleksi terbuka merupakan bagian penting dari penerapan prinsip meritokrasi dalam birokrasi pemerintahan.

Melalui mekanisme tersebut, pejabat yang terpilih nantinya diharapkan benar-benar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan organisasi pemerintahan daerah.

Rakor Kominfo Sultra 2026 Perkuat Sinergi Digital, Pemerataan Akses Internet Jadi Prioritas

Tahapan awal seleksi dimulai dari verifikasi administrasi guna memastikan peserta memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan.

Peserta yang lolos seleksi administrasi kemudian akan mengikuti assessment atau penilaian kompetensi untuk mengukur kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta kapasitas strategis dalam mengelola pemerintahan.

Selain assessment, peserta juga diwajibkan menyusun makalah yang memuat gagasan serta strategi penguatan tata kelola pemerintahan daerah.

Makalah tersebut nantinya dipresentasikan di hadapan Panitia Seleksi dan dilanjutkan dengan sesi wawancara mendalam.

Tahapan wawancara dinilai menjadi bagian penting dalam menggali visi, komitmen, integritas, hingga kemampuan komunikasi para kandidat.

Panitia Seleksi menegaskan bahwa seluruh proses akan dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan berdasarkan prinsip transparansi dan profesionalisme agar menghasilkan pejabat yang benar-benar kompeten,” tegas Asrun Lio.

Dalam pengumuman tersebut juga dijelaskan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta.

Peserta diwajibkan berstatus Pegawai Negeri Sipil dengan kualifikasi pendidikan minimal sarjana (S1) atau diploma IV.

Selain itu, peserta harus memiliki pangkat paling rendah Pembina Tingkat I atau golongan IV/b serta pengalaman jabatan relevan paling singkat lima tahun.

Persyaratan lainnya mencakup pengalaman menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, atau jabatan fungsional ahli madya sesuai ketentuan yang berlaku.

Calon peserta juga wajib memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik selama menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

Penilaian kinerja dalam dua tahun terakhir pun menjadi salah satu indikator penting dalam proses seleksi tersebut.

Pengamat pemerintahan menilai, seleksi terbuka jabatan Sekda merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

Sistem seleksi berbasis kompetensi dianggap mampu meminimalkan praktik nonmerit dan membuka ruang yang lebih luas bagi ASN berprestasi untuk bersaing secara sehat.

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, daerah dinilai membutuhkan figur Sekda yang tidak hanya memahami administrasi pemerintahan, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif dalam menghadapi dinamika pembangunan.

Karena itu, proses seleksi ini dipandang bukan sekadar pengisian jabatan birokrasi, melainkan bagian dari penentuan arah kepemimpinan administratif Kabupaten Bombana ke depan.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap melalui proses seleksi yang terbuka dan kompetitif ini akan lahir sosok Sekretaris Daerah yang mampu memperkuat koordinasi birokrasi dan mempercepat pelayanan publik.

Selain itu, Sekda yang terpilih nantinya juga diharapkan mampu mendorong efektivitas pembangunan daerah serta menjaga stabilitas pemerintahan.

Panitia Seleksi mengajak seluruh ASN yang memenuhi persyaratan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengikuti proses seleksi secara profesional.

Melalui mekanisme yang transparan dan berbasis kompetensi, publik kini menaruh harapan besar agar Kabupaten Bombana mendapatkan figur Sekretaris Daerah yang visioner, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan birokrasi modern.

Seleksi terbuka ini sekaligus menjadi cerminan bahwa reformasi birokrasi di daerah terus bergerak menuju sistem pemerintahan yang lebih profesional, kompetitif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (Adv).

Reporter : duL