Berita Daerah Kolaka
Home » Hari Peduli Sampah Nasional 2026, PT Vale Ajak Pelajar Pomalaa Berkreasi dari Limbah

Hari Peduli Sampah Nasional 2026, PT Vale Ajak Pelajar Pomalaa Berkreasi dari Limbah

Ketgam : Peserta lomba kreasi daur ulang sampah saat memperlihatkan karya kepada Tim Juri PT Vale. Foto : Humas PT. Vale

KOLAKA, OKESULTRA.ID – Puluhan pelajar tingkat SD dan SMP mengikuti Lomba Kreasi Daur Ulang yang digelar PT Vale Indonesia melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa di Aula Kantor Camat Pomalaa, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia Asri.”

Berbagai karya kreatif ditampilkan para peserta dalam lomba tersebut. Mulai dari dompet berbahan bungkus mi instan hingga pakaian yang dirangkai dari plastik bekas.

Peserta lomba berasal dari sembilan sekolah yang berada di wilayah pemberdayaan PT Vale. Para siswa diminta memanfaatkan berbagai bahan bekas seperti sampah organik, material reuse dan recycle, serta limbah rumah tangga lainnya untuk dijadikan produk kreatif.

Proses pembuatan karya hingga hasil akhir kemudian didokumentasikan dalam bentuk video yang dikirimkan kepada panitia sebelum para peserta mempresentasikan karya mereka di hadapan dewan juri.

PT Almaharig Siap Ikuti Rekomendasi RDP, Soroti Hambatan Penanganan Longsor dan Risiko Susulan

Senior Manager Environment and Permit Management PT Vale IGP Pomalaa, Firman Gunawan, mengatakan lomba kreasi daur ulang tersebut merupakan agenda rutin perusahaan setiap memperingati Hari Peduli Sampah Nasional.

“Lomba kreasi daur ulang ini sudah menjadi kebiasaan kami. Setiap tahun kami merayakan Hari Peduli Sampah Nasional dan kegiatan ini bukan pertama kalinya dilaksanakan,” ujar Firman.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan dalam peringatan HPSN tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga melibatkan karyawan serta mitra perusahaan dalam meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah.

“Di internal perusahaan, kami juga melaksanakan berbagai program yang mendorong kesadaran pengelolaan sampah, salah satunya melalui lomba inisiasi program pengurangan sampah antarperusahaan kontraktor yang bekerja di bawah PT Vale,” jelasnya.

Selain itu, PT Vale juga menjalankan program “tabung sampah” yang mengajak karyawan untuk mengumpulkan sampah bernilai ekonomi yang kemudian dapat ditukar dengan berbagai suvenir.

Pemkab Konawe Selatan Berlakukan Sistem Kerja WFO dan WFH

Perusahaan juga menggelar kuis edukatif terkait pengetahuan pengelolaan sampah bagi para pekerja guna meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan limbah yang baik.

Firman berharap kegiatan eksternal seperti lomba kreasi pemanfaatan barang bekas tersebut dapat memicu kreativitas sekaligus meningkatkan kepedulian lingkungan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Harapannya para pelajar bisa melihat bahwa sampah bukan hanya beban bagi lingkungan yang harus dibuang atau dibakar, tetapi bisa dimanfaatkan kembali menjadi barang yang berguna dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Reporter : duL

BKMT Bombana Raih Prestasi di Gebyar Milad ke-45, Tampil Memukau di Ajang “Harmoni Sultra”