Berita Bombana Daerah News

Bupati Bombana Lantik Pengurus KTNA Bombana. Berikut Pesannya

IMG 20250530 WA0008
Ketgam : Suasana Pelantikan Pengurus kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Bombana. Foto : duL, OS

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si resmi melantik dan mengukuhkan pengurus kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bombana, Jum’at (30/05/2025)

Sebagai wadah pengembangan potensi pertanian dan mitra pemerintah, KTNA diharapkan dapat turut serta dalam membangun pertanian dan kesejahteraan petani di Bojonegoro.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH menyampaikan, KTNA merupakan suatu organisasi independen yang berorientasi pada aktivitas sosial agrikultur.

Berbasis agribisnis dan lingkungan hidup di perdesaan. Terdiri atas komunitas petani dan nelayan yang terpilih untuk mewakili daerah. ’’Organisasi KTNA ada pada level daerah, mulai tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional,” ujarnya.

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dalam sambuatnnya mengatakan, keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya bertumpu pada ketersediaan sumber daya manusia (SDM) pertama saja. Tapi, perlu dukungan dari semua stakeholder.

May Day 2026, Pemkab Bombana Tekankan Kolaborasi dan Stabilitas Daerah

Sebagai salah satu wadah pengembangan potensi pertanian, sekaligus mitra pemerintah. Diharapkan, KTNA Kabupatej Bombana dapat menjadi penggerak untuk memperluas networking, akses pasar, transfer teknologi, dan mengakses sumber daya lainnya. Untuk berkontribusi pada kesejahteraan petani.

’’KTNA harus memiliki program-program strategis dengan memanfaatkan peluang dan kesempatan. Serta, memaksimalkan sumber daya yang ada,” ujarnya.

Orang nomor satu di Pemkab Bombana tersebut dirinya berkomitmen untuk selalu mendorong, KTNA untuk bersama-sama dengan semua pihak mempercepat terwujudnya sektor pertanian yang unggul dan berdaya saing.

Dengan adanya kerjasama aktif, diharapkan berbagai tantangan di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dapat teratasi. Untuk itu, pengurus kelompok KTNA Kabupten Bomban harus sama-sama berjuang dan bekerja keras.

Sebagai ujung tombak pembangunan di lapangan, Bupati Bomanan berharap penyuluh dapat menjadi agen perubahan yang responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi oleh petani, termasuk dalam mengadopsi teknologi baru, mengelola sumber daya secara berkelanjutan, serta memperkuat kelembagaan tani.

Exit Meeting LKPD 2025, Pemkab Bombana Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

“Penyuluh pertanian dan KTNA harus tanggap terhadap dinamika pertanian. Mereka harus hadir di tengah-tengah petani, memberi solusi konkret, bukan sekadar formalitas,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memaparkan visi pembangunan Kabupaten Bombana untuk periode 2025–2029, yakni “Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan”. Visi ini dijabarkan dalam lima misi strategis :
1. Meningkatkan daya saing sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta industri kreatif.
2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
3. Meningkatkan keterhubungan desa-kota dan konektivitas antarwilayah.
4. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik.
5. Mengembangkan dan melestarikan kearifan lokal.
6.
Menurut Bupati, potensi pertanian di Kabupaten Bombana sangat besar. Oleh karena itu, seluruh program dan kebijakan yang dirancang harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan kemajuan daerah secara menyeluruh.

’’Selamat berkarya, selamat menjadi bagian pembangunan pertanian yang konstruktif untuk kesejahteraan petani di Bojonegoro,” pungkasnya. (Adv)

Reporter : dul
Editor : Sri WN

PT Almaharig Siap Ikuti Rekomendasi RDP, Soroti Hambatan Penanganan Longsor dan Risiko Susulan