Berita Bombana Daerah

BPS Bombana Gandeng Dunia Pendidikan, Ratusan Satuan Pendidikan Didorong Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

IMG 3723
Ketgam : Ngisi Bareng Sensus Ekonomi 2026 BPS Kabupaten Bombana. Foto : duL, OS

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bombana terus memperkuat persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui berbagai strategi sosialisasi dan pendampingan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah kegiatan “Ngisi Bareng Sensus Ekonomi 2026” yang melibatkan para kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Bombana.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh peserta memahami tata cara pengisian data sensus secara benar, lengkap, dan tepat waktu.

Tidak sekadar sosialisasi, kegiatan ini juga dirancang dalam bentuk praktik langsung pengisian formulir Sensus Ekonomi 2026. Para peserta diberikan kesempatan untuk memahami setiap tahapan pendataan sekaligus memperoleh penjelasan dari petugas BPS terkait berbagai pertanyaan yang sering muncul dalam proses pengisian.

Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pendataan nasional. Selain sebagai lembaga pendidikan, sekolah juga menjadi bagian dari unit kegiatan ekonomi yang perlu tercatat secara akurat dalam basis data nasional.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Nina Maerina, SH., MH., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif BPS Bombana yang melibatkan seluruh kepala sekolah dalam agenda penting tersebut.

Bupati Bombana Jemput Dukungan Kementan RI, Perjuangkan Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Menurut Nina, data yang akurat menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan, termasuk di sektor pendidikan. Karena itu, pihaknya mendorong seluruh satuan pendidikan untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Data yang lengkap dan akurat sangat penting bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan. Kami mengapresiasi langkah BPS Bombana yang memberikan pendampingan langsung kepada para kepala sekolah agar proses pengisian data dapat berjalan dengan baik,” ujar Nina Maerina, Selasa (09//6/2026).

Ia menambahkan bahwa keterlibatan dunia pendidikan dalam sensus ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program nasional yang bertujuan menghasilkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi Indonesia.

“Sekolah-sekolah harus menjadi bagian dari upaya besar ini. Melalui partisipasi aktif seluruh satuan pendidikan, kita ikut berkontribusi dalam menyediakan data yang berkualitas untuk kepentingan pembangunan daerah maupun nasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bombana, Anda Triyanto, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang memiliki peran penting dalam menyediakan data dasar kegiatan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

Jurusan APHPi SMKN 02 Bombana Hadirkan Pendidikan Gratis, Buka Peluang Wirausaha hingga Dunia Kerja

Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada tingkat partisipasi responden serta kualitas data yang diberikan. Oleh karena itu, BPS terus melakukan edukasi dan pendampingan kepada berbagai kelompok sasaran, termasuk sektor pendidikan.

“Kegiatan ngisi bareng ini bertujuan memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh peserta mengenai tata cara pengisian Sensus Ekonomi 2026. Kami ingin memastikan bahwa data yang disampaikan benar, lengkap, dan sesuai kondisi riil di lapangan,” ujar Anda Triyanto.

Ia menjelaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi nantinya akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam merancang kebijakan pembangunan ekonomi, investasi, ketenagakerjaan, hingga pengembangan usaha di berbagai sektor.

Lebih lanjut, Anda menegaskan bahwa data statistik yang berkualitas hanya dapat diperoleh melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, BPS terus mengajak berbagai pihak untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan semangat kolaborasi.

“Kami mengajak seluruh satuan pendidikan untuk menjadi mitra BPS dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

BPS Bombana Gandeng Pelaku Koperasi dan UMKM, Gelar “Ngisi Bareng” Sensus Ekonomi 2026

Selama kegiatan berlangsung, para kepala sekolah tampak antusias mengikuti sesi praktik pengisian. Berbagai pertanyaan terkait teknis pendataan disampaikan langsung kepada narasumber dan petugas BPS yang hadir memberikan pendampingan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara BPS Kabupaten Bombana dan Dinas Pendidikan dalam membangun budaya statistik yang semakin baik di lingkungan pendidikan. Melalui pemahaman yang memadai, para kepala sekolah diharapkan mampu menjadi agen informasi di lingkungan masing-masing.

Dengan mengusung slogan “Mencatat Ekonomi Indonesia”, BPS Kabupaten Bombana optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan sukses. Dukungan dari dunia pendidikan menjadi salah satu modal penting untuk menghasilkan data yang akurat, terpercaya, dan mampu menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih efektif di masa mendatang.

Reporter : duL