Berita Bombana Daerah

Bergerak Cepat, Ketua Nasdem Bombana Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir

ef88983d 691f 4a89 9141 8d3b5e309f38
Ketgam : Ketua DPD Nasdem Bombana, Saat Menyalurkan Bantuan Kepada Koban Banjir. Foto : dok.Nadem Bombana

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Bombana, Muh. Sulfan Sultani Burhanuddin besama pengurusnya Bergerak cepat turun tangan membantu korban bencana banjir di Desa Lameo-Meong dan Desa Biru Kecamatan Poleng Timur, Kabupaten Bombana.

Politisi muda ini tidak banya turun melihat saja, namun ia bersama pengurusnya serta anggota Dewan dari partai nasdem membawa bantuan untuk disalurkan langsung  ke masyarakat terdampak bencana banjir di daerah tersebut.

c8bf07db 4d21 494f bf6b 3b0f29c52756

Bantuan yang disalurkan meliputi beras, mie instan, gula, teh serta cemilan anak anak, ia langsung menyentuh titik-titik lokasi terparah banjir.

Saat di temui dilokasi banjir, Ketua Nasdem Kabupaten Bombana mengatakan distribusi bantuan ini dilakukan untuk membantu kebutuhan dasar warga yang kesulitan pasca banjir.

PT Almaharig Siap Ikuti Rekomendasi RDP, Soroti Hambatan Penanganan Longsor dan Risiko Susulan

0ef57e4a d994 44e7 934b 22cca3bd755f

“Bantuan ini untuk meringankan beban korban banjir dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Ia menjelaskan, pada fase pasca banjir biasanya terjadi kelangkaan bahan pokok atau warga kesulitan memperolehnya. Karena itu, pihaknya hadir untuk membantu kebutuhan makanan warga beberapa hari ke depan.

8f5214b7 b599 49d2 9f66 53196dd7082c

Sejumlah wilayah yang menjadi fokus bantuan adalah Desa Lameo-Meong, Desa Biru, Kecamatan Poleang Timur, Kabupahen Bombana. Ketua Nasdem Bombana ini juga memastikan akan terus berkoordinas dengan pemerintah setempat hingga kondisi kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas seperti semula.

Pemkab Konawe Selatan Berlakukan Sistem Kerja WFO dan WFH

Selain memberikan bantuan, Ketua Nasdem ini juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah banjir agar tetap waspada terhadap potensi curah hujan. Sesuai prakiraan cuaca BMKG, ancaman hujan diprediksi masih akan terjadi hingga akhir  Desember 2025 mendatang.

Reporter : duL