Berita Daerah Kolaka

PT Vale Libatkan Pelajar dalam Upaya Pemulihan Lingkungan melalui Persemaian Tanggetada

IMG 4125
Ketgam : Suasana kunjungan edukatif SMA Negeri 1 Pomalaa ke Pusat Persemaian Tanggetada di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka. Foto : Vale

KOLAKA. OKESULTRA.ID – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa mengajak puluhan siswa dan siswi SMA Negeri 1 Pomalaa untuk mengenal lebih dekat praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui kunjungan edukatif ke Pusat Persemaian (Nursery) Tanggetada di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda sekaligus memperkenalkan konsep pertambangan berkelanjutan atau green mining company yang diterapkan PT Vale dalam menjalankan operasionalnya.

Sejak tiba di lokasi, para peserta yang terdiri atas siswa, guru pendamping, serta tim Environmental (Enviro) PT Vale diajak berkeliling melihat secara langsung seluruh proses pembibitan tanaman yang dilakukan di Nursery Tanggetada.

Para pelajar mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pembibitan, mulai dari proses persemaian awal, teknik pengembangbiakan tanaman menggunakan metode stek, pemindahan bibit ke polybag, hingga proses pemeliharaan tanaman sebelum nantinya ditanam kembali di berbagai kawasan rehabilitasi.

Tak hanya menerima materi, para siswa juga memperoleh pengalaman praktik dengan mengikuti kegiatan penanaman pohon bersama di area persemaian sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

DPC PERADI Kendari Serahkan 32 KTA kepada Anggota Baru. Berikut Pesan Ketua DPC PERADI Kota Kendari

Senior Permit & Compliances Analyst PT Vale Indonesia, Emyliana Manurun, mengatakan bahwa keberadaan Nursery Tanggetada merupakan bentuk nyata kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung program pelestarian lingkungan.

Menurutnya, fasilitas persemaian tersebut dibangun bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan rehabilitasi lahan milik perusahaan, tetapi juga menjadi sumber bibit bagi masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan yang membutuhkan dukungan penghijauan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi generasi muda bahwa perusahaan tambang memiliki komitmen kuat dalam menjaga kelestarian alam melalui praktik green mining company. Pertambangan tidak selalu merusak, melainkan sebaliknya, kami aktif memelihara lingkungan lewat pembibitan berkapasitas besar ini. Fasilitas ini nantinya akan memenuhi kebutuhan penghijauan di area internal PT Vale, masyarakat, maupun stakeholder terkait,” ujar Emyliana.

Ia menambahkan, edukasi kepada kalangan pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan alam dan mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi berikutnya.

Kegiatan tersebut berlangsung penuh antusias. Meskipun sedang menikmati masa libur sekolah, para siswa memilih mengisi waktunya dengan mengikuti kegiatan edukatif yang memberikan pengalaman baru sekaligus memperluas wawasan mengenai konservasi lingkungan.

Bombana Perkuat Desa Wisata Lewat Workshop Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

Selama kunjungan berlangsung, para peserta aktif berdiskusi dengan tim Environmental PT Vale mengenai berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan, manfaat rehabilitasi lahan pascatambang, hingga pentingnya menjaga keanekaragaman hayati sebagai bagian dari keberlanjutan ekosistem.

Ketua OSIS SMA Negeri 1 Pomalaa, Davi Qhirand Best Ferdi, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru setelah melihat secara langsung proses pembibitan pohon di Nursery Tanggetada.

“Hari ini sangat seru bagi kami. Kami bisa belajar banyak hal baru, mulai dari proses stek di cup kecil hingga tanaman siap tumbuh dewasa. Harapan kami ke depan, PT Vale Indonesia terus memberikan dampak terbaik dan konsisten menghidupkan kembali hutan-hutan Indonesia yang mulai terbuka melalui penanaman bibit baru. Bagaimanapun, Indonesia adalah bagian penting dari paru-paru dunia,” ungkap Davi.

Menurutnya, kunjungan tersebut membuka pemahaman para pelajar bahwa aktivitas pertambangan modern dapat berjalan berdampingan dengan upaya pelestarian lingkungan apabila dikelola secara bertanggung jawab serta mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Melalui kegiatan edukasi ini, PT Vale juga ingin menunjukkan bahwa keberhasilan industri pertambangan tidak hanya diukur dari aspek produksi, tetapi juga dari kontribusinya dalam menjaga kelestarian lingkungan, memulihkan kawasan yang telah dimanfaatkan, serta membangun kesadaran ekologis di tengah masyarakat.

Semua Fraksi Setuju, DPRD Bombana Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Pengoperasian Nursery Tanggetada menjadi salah satu bukti nyata komitmen PT Vale Indonesia dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan. Dengan kapasitas pembibitan yang besar, fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung berbagai program penghijauan dan rehabilitasi lahan, sekaligus menjadi pusat edukasi lingkungan bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

Melalui sinergi antara perusahaan, sekolah, pemerintah, dan masyarakat, semangat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata berupa pendidikan lingkungan, penanaman pohon, serta upaya membangun generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam demi masa depan hijau Sulawesi Tenggara dan Indonesia.

Reporter : duL