Berita Bombana Daerah

Masjid Baburridha Mulai Dibangun, Bupati Bombana Ajak Warga Perkuat Persatuan Umat

IMG 3899
Ketgam : Suasana Pelatakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Baburridha oleh Bupati Bombana. Foto : duL, OS

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan kembali ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baburridha di Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Kamis (17/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat yang antusias menyaksikan dimulainya pembangunan rumah ibadah yang telah lama diharapkan masyarakat.

Peletakan batu pertama menjadi tanda dimulainya proses pembangunan Masjid Baburridha yang diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Poleang Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, pembangunan rumah ibadah merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi mendatang.

“Pembangunan masjid bukan sekadar membangun fisik bangunan, tetapi juga membangun peradaban, memperkuat akhlak, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Burhanuddin.

Diguyur Hujan Deras, Ketua TPP PKK Bombana Tetap Lanjutkan Penilaian Lomba Kebun PKK di Poleang Tengah

Ia mengatakan, keberadaan masjid memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang religius, harmonis, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Karena itu, pembangunan Masjid Baburridha perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Menurut Bupati, semangat gotong royong yang selama ini menjadi budaya masyarakat Bombana harus terus dijaga dan diwujudkan dalam setiap proses pembangunan, termasuk pembangunan sarana keagamaan.

“Saya berharap pembangunan Masjid Baburridha ini dapat berjalan lancar hingga selesai. Mari kita bersama-sama memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran maupun materi sesuai kemampuan masing-masing,” katanya.

Lebih lanjut, Burhanuddin menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana ibadah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat.

Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat agar tercipta keseimbangan dalam kehidupan sosial.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT BKM Pimpin Aksi Bersih Pantai Watiwa dan Selamatkan Ekosistem Pesisir

“Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang mampu menghadirkan kesejahteraan lahir dan batin. Karena itu, sarana ibadah memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang berakhlak dan berkarakter,” tambahnya.

Momentum peletakan batu pertama ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan religius. Kebersamaan yang terbangun dalam proses pembangunan masjid diharapkan menjadi modal sosial yang kuat bagi kemajuan daerah.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung penuh kekhidmatan dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Doa dipanjatkan agar pembangunan Masjid Baburridha berjalan lancar, selesai tepat waktu, serta menjadi sumber keberkahan bagi seluruh masyarakat Kelurahan Bambaea dan Kabupaten Bombana secara umum.

Dengan dimulainya pembangunan Masjid Baburridha, masyarakat Poleang Timur kini memiliki harapan baru akan hadirnya sebuah pusat ibadah yang representatif, yang tidak hanya menjadi tempat mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi pusat persatuan, pendidikan, dan pemberdayaan umat di masa depan.

Sementara itu, Camat Poleang Timur, Ismail Yusuf, mengungkapkan bahwa Masjid Baburridha merupakan masjid pertama yang berdiri di wilayah tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi bangunan sudah cukup memprihatinkan sehingga perlu dilakukan pembangunan kembali secara menyeluruh.

Bunda PAUD Bombana Beri Motivasi Anak Didik Saat Penamatan TK Arsya Belajar Tahun Ajaran 2025/2026

“Selain bangunannya yang sudah tua, posisi arah kiblat berdasarkan hasil pengukuran terbaru juga telah mengalami pergeseran. Karena itulah masjid ini dibongkar dan dibangun kembali agar lebih layak serta sesuai dengan ketentuan arah kiblat yang benar,” jelas Ismail Yusuf.

Ia berharap pembangunan masjid tersebut dapat menjadi momentum kebangkitan semangat keagamaan masyarakat sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kecamatan Poleang Timur.

“Masjid ini nantinya bukan hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan umat, tempat pembinaan generasi muda, dan wadah mempererat silaturahmi masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : duL