BOMBANA, OKESULTRA.ID – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, menjanjikan akan mengupayakan pembangunan industri pengolahan ikan di wilayahnya. Hal itu disampaikannya saat meresmikan operasional kantor baru Dinas Perikanan Kabupaten Bombana, Senin (20/4/2026).
Peresmian yang berlangsung di kantor Dinas Perikanan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para asisten, staf ahli, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati bersama Ketua Tim Penggerak PKK Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos.
Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan bahwa kehadiran gedung baru ini memiliki arti penting bagi peningkatan kinerja birokrasi, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Peresmian gedung baru ini merupakan hal penting bagi perjalanan birokrasi kita. Ini bukan sekadar perpindahan tempat kerja, melainkan wujud komitmen kita untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih profesional kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Perikanan yang tetap menjalankan tugas secara maksimal meski sebelumnya bekerja dalam kondisi kantor sementara.
“Saya mengapresiasi kinerja Dinas Perikanan yang tetap optimal dalam memberikan pelayanan. Dengan fasilitas baru ini, saya berharap kinerja pelayanan semakin meningkat,” katanya.
Lebih lanjut, Burhanuddin menekankan pentingnya optimalisasi fungsi kantor baru untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Pelayanan harus lebih dimaksimalkan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor perikanan dan mendorong peningkatan nilai ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti besarnya potensi sektor perikanan di Bombana, mengingat lebih dari 50 persen wilayahnya merupakan kawasan pesisir dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan.
“Kalau nelayan kita sudah mampu hidup sejahtera, bahagia, dan tenang, maka itu adalah keberhasilan kita bersama. Tantangan ini berada di tangan saudara-saudara di Dinas Perikanan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin turut mendorong peningkatan kapasitas aparatur agar lebih memahami kebutuhan masyarakat nelayan. Ia juga memaparkan rencana strategis pemerintah daerah untuk menghadirkan industri pengolahan perikanan.
Menurutnya, selama ini potensi perikanan Bombana sangat besar dan memiliki kualitas ekspor, namun belum memberikan nilai tambah maksimal karena belum adanya industri pengolahan di daerah.
“Kita harus berpikir bersama bagaimana menghadirkan industri pengolahan perikanan, agar nilai tambah dari sektor ini bisa dinikmati oleh daerah dan masyarakat kita sendiri,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran industri pengolahan ikan nantinya diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada musim serta memastikan hasil tangkapan nelayan dapat dimanfaatkan secara optimal di daerah.
“Diperlukan kolaborasi antar dinas dan instansi terkait untuk menghadirkan industri pengolahan ikan di Kabupaten Bombana,” pungkasnya.
Reporter : duL





