BeritaBombanaDaerahNews

STQH ke-28 Provinsi Sulawesi Tenggara Resmi Dimulai. Berikut Pesan Bupati Bombana

×

STQH ke-28 Provinsi Sulawesi Tenggara Resmi Dimulai. Berikut Pesan Bupati Bombana

Share this article

KENDARI, OKESULTRA.ID – Bupati Bombana H. Burhanuddin bersama Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, masing-masing didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa dan Wakil Ketua TP PKK Bombana Henny Setiawati Rachman, menghadiri Pawai Ta’aruf dalam rangka pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara ke-XXVIII tahun 2025.

Pawai Ta’aruf dalam rangka pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara ke-XXVIII tahun 2025 ini dipusatkan di kawasan Eks-MTQ, Kota Kendari, Sabtu (21/6/2025).

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Bombana dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan penuh terhadap pengembangan syiar Islam serta pembinaan generasi Qur’ani di Bumi Anoa.

Turut hadir mendampingi, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Iskandar,  Pj. Sekda Bombana, Asisten dan Staf Ahli Bupati Bombana, LPTQ Kabupaten Bombana, serta kafilah STQH Bombana yang tampil atraktif dan penuh semangat dalam pawai pembukaan.

Pawai Ta’aruf dalam rangka pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara ke-XXVIII tahun 2025, dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tenggara  diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sultra, Nur Saleh.

Pawai ta’aruf ini mengambil rute dari Masjid Raya Al-Kautsar Kendari dan berakhir di depan Kantor Wali Kota Kendari. Kegiatan diikuti oleh sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari Kanwil Kemenag Sultra, 17 kafilah kabupaten/kota se-Sultra serta organisasi masyarakat (ormas) keagamaan di Sulawesi Tenggara.

Turut hadir menyaksikan kemeriahan kegiatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, para bupati dan wali kota, kepala OPD lingkup Pemprov Sultra, serta jajaran pemerintahan lainnya.

Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sultra, Nur Saleh, menyampaikan bahwa pelaksanaan STQH ke-28 merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjalankan syi’ar Islam di Bumi Anoa.


“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh kafilah dari 17 kabupaten/kota atas partisipasi dan keikhlasan mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penilaian dalam STQH tentu akan menghasilkan para juara, namun yang terpenting adalah semangat, kekompakan, dan niat tulus dalam mengikuti kegiatan ini.

“Semoga keikhlasan kita hari ini dijabah oleh Allah SWT. Mari kita sukseskan STQH ke-28 ini dan kita doakan pula agar Sultra dapat menjadi tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan STQH Tingkat Nasional yang juga akan berlangsung di Kendari tahun ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Bombana berharap agar kafilah Bombana mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di ajang STQH tahun ini.

“Kita semua hadir di sini bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa misi dakwah dan pembinaan karakter Qur’ani bagi generasi muda,” ujarnya.

Pelepasan pawai ditandai dengan pengucapan Bismillahirrahmanirrahim, sebagai simbol dimulainya secara resmi seluruh rangkaian kegiatan STQH ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.


Pawai ta’aruf tahun ini tampil semarak dan penuh warna. Para peserta mengenakan busana bernuansa putih, hijau, hingga biru. Masing-masing kafilah juga menampilkan maskot dengan pakaian adat khas daerah mereka. Tak hanya itu, kreativitas peserta ditunjukkan melalui yel-yel dan atribut unik dari berbagai ormas keagamaan seperti PW BKMT Prov. Sultra, BKMT Kecamatan Wua-Wua, Muslimat NU wilayah dan kota Kendari, serta keluarga besar PWNU Sultra.

STQH ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, tepatnya mulai tanggal 21 hingga 26 Juni 2025. Seluruh rangkaian lomba dan kegiatan utama STQH dilaksanakan di Hotel Sahid Azizah Syariah Kendari sebagai lokasi pusat kegiatan. Pelaksanaan ini diharapkan berjalan lancar dan mampu melahirkan para qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Sultra pada ajang STQH tingkat nasional mendatang.

Kegiatan pawai ta’aruf ini bukan hanya menjadi pembuka STQH, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah islamiyah serta memperkuat semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat di Sultra. (Adv)

Reporter : duL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *