Berita Bombana Daerah News

Bupati Bombana Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

IMG 20250602 WA0036
Ketgam : Suasana Upacara Hari Lahir Pancasilan di Halaman Kantor Bombati Bombana. Foto : Dinas Kominfo Bombana

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Di bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Lahir (Harla) Pancasila Tahun 2025, yang berlangsung khidmat di halaman Bupati Bombana, Senin (02/06/2025)..

peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 tahun ini mengusung tema nasional “Memperkokoh Ideologi Menuju Indonesia Raya”.

Upacara yang diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bombana, Ketua DPRD Bombama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), juga dihadiri anggota TNI, Polri,, Ketua TP PKK Kabupaten Bombana.

Rangkaian upacara dimulai dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Paskibraka Kabupan Bombana, yang secara simbolis menerima bendera dari Bupati Bombana selaku inspektur upacara.

Setelah pengibaran bendera, dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 oleh seorang ASN Kabupten Bombama.

May Day 2026, Pemkab Bombana Tekankan Kolaborasi dan Stabilitas Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bombana membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, yang menekankan pentingnya menanamkan dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif, tetapi merupakan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” demikian petikan pidato BPIP yang dibacakan Bupati Bombana.

Dalam pidatonya, BPIP menegaskan bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia, dan bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, tetapi justru menjadi kekuatan utama untuk bersatu.

Tema Hari Lahir Pancasila tahun ini diarahkan untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan globalisasi, radikalisme, dan disinformasi digital yang dapat mengancam kohesi sosial bangsa.

BPIP juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu agenda terpenting adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

Exit Meeting LKPD 2025, Pemkab Bombana Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

Dalam konteks ini, Pancasila harus menjadi dasar pijakan dalam pendidikan, tata kelola pemerintahan, ekonomi, hingga ruang digital.

“Kemajuan ekonomi tanpa pondasi nilai-nilai Pancasila bisa melahirkan ketimpangan. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan moral Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi,” tegas BPIP.

BPIP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi pelaku utama dalam membumikan nilai-nilai Pancasila. Upaya pembinaan ideologi melalui pelatihan ASN, penguatan kurikulum Pancasila, serta kerja sama lintas sektor merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengarusutamakan Pancasila dalam kehidupan publik dan pribadi.

“Kita ingin Indonesia yang maju bukan hanya secara teknologi, tetapi juga secara moral. Kita ingin Indonesia yang dihormati bukan hanya karena kekuatan ekonominya, tetapi karena keluhuran budinya dan kebijaksanaan rakyatnya,” pungkasnya.

Upacara Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Bombana tahun ini berjalan dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Kehadiran seluruh peserta upacara menunjukkan bahwa semangat Pancasila tetap hidup dan relevan dalam menjawab tantangan zaman. Nilai-nilai luhur Pancasila diharapkan terus menjadi roh dalam pembangunan daerah dan nasional, menuju terwujudnya Indonesia Raya yang berkeadilan, berdaulat, dan bermartabat. (Adv)

PT Almaharig Siap Ikuti Rekomendasi RDP, Soroti Hambatan Penanganan Longsor dan Risiko Susulan

Reporter : duL
Editor : Sri WN