KENDARI, OKESULTRA.ID – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II Dewan Perwakilan Rakyan Republik Indonesia (DPR RI), di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kunjungan tersebut dalam rangka pengawasan terhadap pelaksanaan dan penyelenggaraan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Kunjungan kerja ini dilaksanakan sebagai bagian dari agenda Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024–2025.
Acara tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra pada Rabu (7/5/2025), dan dihadiri oleh jajaran kepala daerah se-Sulawesi Tenggara, pejabat kementerian terkait, serta para anggota Komisi II DPR RI. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat fungsi pengawasan legislatif terhadap tata kelola BUMD dan BLUD, yang menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
Ketua Tim Rombongan Komisi II DPR RI Bahtra Banong mengatakan bahwa kinerja-kinerja BUMD harus lebih diperhatikan. Sebab, hal tersebut dilakukan untuk bisa mengetahui para BUMD mana yang sehat dan tidak.
“Komisi II ke Sulawesi Tenggara dalam rangka mendengarkan aspirasi dan juga pengawasan dana transfer, kedua soal bagaimana BUMD kita ini yang sehat ini harus terus didukung,” kata Bahtra Banong saat melaksanakan kunjungan kerja di Gedung Pola Kantor Gubernur Sultra.
Dia juga meminta kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra serta para bupati/wali kota se-Sultra untuk mengevaluasi para BUMD yang tidak sehat. Akan tetapi, meski dinyatakan tidak sehat, BUMD yang bersifat sebagai pelayanan dan penugasan khusus itu mesti terus diberi bantuan karena menyangkut orang banyak.
“Tapi, bagi BUMD-BUMD yang sifatnya pelayanan dan penugasan khusus itu menyangkut hidup orang banyak harus terus kita suport sebagaimana apa yang disampaikan Pak Wagub tadi,” ujarnya.
Bahtra juga mengapresiasi SMK-SMK di Provinsi Sultra yang telah menyumbangkan pendapatan asli daerah atau PAD. Pihaknya juga meminta kepada pemerintah daerah untuk terus memberikan bantuan dan mendorong SMK itu untuk terus meningkatkan PAD.
“Saya melihat kepemimpinan Pak Gubernur dan Pak Wagub serta seluruh Bupati/Wali Kota sangat kompak di Sultra ini, mudah-mudahan dengan kekompakan itu bisa untuk kemudian melakukan percepatan pembangunan di Sulawesi Tenggara sehingga masyarakat kita bisa sejahtera ke depannya,” jelas Bahtra.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua mengapresiasi kunjungan Tim Komisi II DPR RI di wilayah Bumi Anoa.
Ia menyebut saat ini Gubernur Sultra telah mengambil langkah yang baik dengan melakukan pendekatan terhadap seluruh pengelola pertambangan agar mereka memenuhi kewajiban dan bisa meningkatkan PAD Bumi Anoa.
“Sehingga, PAD naik pasti pelayanan terhadap penambang juga bisa maksimal. Saya kira itu sudah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah Hugua.
Sementara itu, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, dalam sesi dialog menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana, untuk terus memperkuat kinerja BUMD dan BLUD melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, akuntabilitas anggaran, dan efisiensi layanan.
“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai wadah evaluasi dan refleksi bagi daerah. Pemerintah Kabupaten Bombana terus mendorong reformasi kelembagaan di sektor BUMD dan BLUD, agar menjadi institusi yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pendapatan daerah,” ujarnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan dari Komisi II DPR RI mengenai temuan-temuan strategis serta rekomendasi awal hasil pengawasan di berbagai daerah.
Diskusi berlangsung konstruktif dan diharapkan menjadi dasar pembentukan kebijakan nasional yang lebih berpihak pada penguatan peran daerah dalam tata kelola keuangan dan pelayanan publik. (Adv)
Reporter : duL





