Berita Bombana Daerah

Wakil Bupati Bombana Buka Bintek Pemanfaatan Data Warehouse dan Hak Akses Kependudukan untuk Admin OPD

IMG 1415 1

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, menuka Bintek Pemanfaatan Data Warehouse dan Hak Akses Kependudukan untuk Admin Perangkat Daerah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, senin (15/12/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini sebuah langkah signifikan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi data kependudukan di Kabupaten Bombana, sebab setiap perangkat daerah diberikan kewenangan untuk mengakses dan memanfaatkan data kependudukan secara legal, aman, akurat dan bertanggungjawab melalui webportal dukcapil.

“Regulasi ini adalah pelayanan publik agar semua dapat berjalan lebih efektif,”jelasnya.

Menurut Wakil Bupati Bombana ini, dierah digital sekarang ini, data warehouse menjadi instrumen vital untuk mendukung pengambikan keputusan yang cepat dan tepat, sebab data kependudukan yang valid adalah fondasi dari seluruh program pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial hingga perencanaan aggaran.

“Saya harap ini yang hadir adalah admin deri masing-masing OPD, lebih baim kadisnya tidak hadir daripada adminnya, seban merekalah yang akan bekerjq, mereka yang akan pegang paswordnya aksesnya,”tegas Ahmad Yani.

PT Almaharig Siap Ikuti Rekomendasi RDP, Soroti Hambatan Penanganan Longsor dan Risiko Susulan

Wakil Bupati, juga menyampaikan apresisasinya kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana yang telah berhasil meraih prsestasi membanggakan sebagai Kabupaten dengan jumlah perjanjian kerja terbanyak dan Daerah dengan pemanfaatan dan akses data kependudukan tertinggi sesulawesi tenggara.

“Preetasi ini menunjukkan komitmen Disdukcapil Bombana dalam mendorong pelayanan administrasi kependudikan yang semakin maju dan terintegrasi, prestasi tidak akan berarti tanpa dukungan aktif dari seluruh OPD,”jelsnya.

Wakil Bupati ini juga menegaskan kepada seluruh Admin OPD agar memanfaatkan hak akses kependudukan yang telah diberikan secara benar, optimal dan bertangung jawab.

“Saya berharap tidak ada lagi OPD yang berjalan dengan data yang berbeda-beda, semua harus mengacu pada data kependudukan yang valid, terintegrasi dan bersumber dari Disdukcapil,”harapnya.

Pemanfaatan akses data, menurut Ahmad Yani, bukan hanya menenuhi tugas dinas, akan tetapi untuk kepentimgan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik serta terwujudnya Satu Data Kebupaten Bombana.

Pemkab Konawe Selatan Berlakukan Sistem Kerja WFO dan WFH

“Kaleborasi inilah yang akan memperkuat tata kelola pembangunan dan memajukan Kabupaten Bombana kearah yang lebih baik,”tegasnya.

Untuk itu, Wakil Bupati ini mengharapkan, Bintek ini dapat meningkatkan kopetensi para Admin OPD, memperluas pemahaman tentang pengelolaan data warehouse serta memperkuat komitmen dalam memanfaatkan data kependudukan sesuai regulas dan kebutuhan pembangunan daerah.

Reporter : duL