KENDARI, OKESULTRA.ID Kabar duka menyelimuti masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Kolaka. Salah satu putra terbaik daerah, Haerul Saleh, yang dikenal sebagai Pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), dikabarkan meninggal dunia di Jakarta.
Informasi yang beredar menyebutkan, almarhum wafat akibat musibah kebakaran yang terjadi di kediamannya. Kepergian Haerul Saleh meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat yang mengenal sosoknya sebagai pribadi yang humanis dan penuh pengabdian.
Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan. Masyarakat mengenang almarhum sebagai figur sederhana, ramah, dan memiliki perhatian besar terhadap kemajuan Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Kolaka.
“Innaalillahi wa inna ilaihi rooji’un. Kami bersaksi bahwa beliau adalah sosok yang baik, humanis, dan pengabdiannya begitu dirasakan masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Kolaka,” demikian salah satu ungkapan belasungkawa yang beredar di media sosial.
Semasa hidupnya, Haerul Saleh dikenal aktif membangun komunikasi dengan masyarakat dan memiliki komitmen kuat dalam menjalankan amanah negara. Jejak pengabdiannya dinilai memberi inspirasi bagi banyak generasi muda di daerah.
“Selamat jalan sang pengabdi, selamat jalan sang pejuang. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis ungkapan duka lainnya.
Masyarakat juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan almarhum dengan mengirimkan Surah Al-Fatihah.
“Mohon keikhlasan bagi yang membaca kabar ini untuk sejenak mengirimkan doa dan Al-Fatihah bagi almarhum. Lahul Fatihah.”
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait prosesi pemakaman almarhum
Reporter : duL




