Berita Bombana Daerah Metro

Rp30,9 Miliar untuk Jalan Kasipute–Bambaea, Gubernur Sultra Turun Langsung Awasi Proyek

IMG 5980

BOMBANA. OKESULTRA.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalokasikan anggaran Rp30,9 miliar untuk peningkatan jalan ruas Kasipute–Lora–Bambaea di Kabupaten Bombana sepanjang kurang lebih 10 kilometer pada Tahun Anggaran 2026. Proyek infrastruktur tersebut menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah provinsi untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., turun langsung meninjau lokasi pekerjaan, Rabu (4/11/2026).

Kunjungan lapangan itu menjadi perhatian penting bagi Pemerintah Kabupaten Bombana. Sebab, peningkatan ruas Kasipute–Lora–Bambaea bukan sekadar pembangunan fisik jalan, melainkan infrastruktur yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan memperkuat aktivitas perekonomian di wilayah tersebut.

Kedatangan Gubernur disambut Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah kepala perangkat daerah Kabupaten Bombana.

IMG 5979

HUT ke-81 PGRI dan HGN 2026, Burhanuddin: Negara Harus Hadir Lindungi Guru

Dalam peninjauan tersebut, Andi Sumangerukka melihat langsung kondisi ruas jalan sekaligus memantau progres pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai perencanaan. Pemerintah provinsi juga ingin memastikan anggaran yang telah dialokasikan benar-benar diarahkan untuk menghasilkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan panjang penanganan sekitar 10 kilometer dan anggaran Rp30,9 miliar, proyek tersebut menjadi salah satu pekerjaan peningkatan infrastruktur jalan yang mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Sultra di Kabupaten Bombana.

IMG 5978

Besarnya alokasi anggaran tersebut sekaligus menempatkan kualitas pekerjaan sebagai aspek yang tidak boleh diabaikan. Pembangunan jalan harus memenuhi spesifikasi teknis, memiliki kualitas konstruksi yang baik, serta mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.

DPRD dan Bupati Bombana Sepakati Raperda APBD 2027, Kini Menunggu Evaluasi Gubernur

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan antarkabupaten menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara pada 2026.

Menurutnya, konektivitas antarwilayah memiliki peran strategis dalam memperlancar mobilitas masyarakat. Infrastruktur yang memadai juga diperlukan untuk memangkas jarak tempuh dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap jalur perjalanan yang memutar.

IMG 5981

Ia menjelaskan, pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan di Sulawesi Tenggara diarahkan untuk memperkuat keterhubungan wilayah, khususnya antara Kabupaten Bombana, Kolaka Timur, Kolaka, dan Konawe Selatan.

Keterhubungan tersebut diharapkan menciptakan akses transportasi yang lebih efisien, baik bagi masyarakat maupun pelaku kegiatan ekonomi.

Mantan Ketua Kembali Masuk Bursa, Muhtar Jadi Pendaftar Pertama Ketua PBSI Bombana

Sebab, persoalan infrastruktur jalan selama ini tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan perjalanan. Kondisi jalan juga berpengaruh terhadap biaya transportasi, distribusi barang, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kelancaran aktivitas perdagangan.

Bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian dan perkebunan, jalan yang memadai menjadi kebutuhan mendasar. Akses transportasi yang lebih baik dapat membantu memperlancar pengangkutan hasil produksi menuju pasar dan pusat-pusat perdagangan.

IMG 5982

Karena itu, peningkatan ruas Kasipute–Lora–Bambaea diharapkan tidak berhenti pada perubahan kondisi fisik jalan. Proyek tersebut juga ditargetkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah yang dilintasi.

Gubernur juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Sulawesi Tenggara tidak hanya berorientasi pada kawasan daratan.

Wilayah kepulauan turut menjadi perhatian pemerintah provinsi dalam agenda pembangunan infrastruktur. Kebijakan tersebut penting mengingat karakteristik geografis Sulawesi Tenggara yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan dengan kebutuhan konektivitas yang berbeda.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur diharapkan berlangsung lebih merata dan tidak hanya terkonsentrasi pada kawasan tertentu.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut positif perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terhadap pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

IMG 5983

Bupati Bombana Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Andi Sumangerukka atas dukungan dan alokasi anggaran untuk peningkatan jalan di wilayah Kabupaten Bombana.

Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Bombana, Burhanuddin menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah provinsi terhadap kebutuhan infrastruktur daerah.

Ia berharap dukungan tersebut dapat mempercepat pembangunan, terutama dalam membuka akses konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten terus terjalin demi mempercepat pembangunan, membuka akses konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bombana,” ucap Burhanuddin.

IMG 5984

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten merupakan faktor penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan.

Dukungan anggaran dari pemerintah provinsi diharapkan dapat melengkapi program pembangunan daerah, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang memadai dapat ditangani secara bertahap.

Meski demikian, keberhasilan pembangunan jalan tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran maupun panjang ruas yang dikerjakan. Kualitas konstruksi, ketepatan waktu penyelesaian, dan kesesuaian dengan spesifikasi teknis menjadi indikator penting yang menentukan keberhasilan proyek.

Dengan nilai anggaran mencapai Rp30,9 miliar, masyarakat tentu berharap pekerjaan peningkatan jalan Kasipute–Lora–Bambaea dilaksanakan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.

IMG 5985

Pengawasan terhadap pelaksanaan proyek juga menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sebagaimana mestinya.

Pemerintah daerah berharap pembangunan tersebut dapat diselesaikan dengan baik, tepat mutu, dan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Kunjungan kerja Gubernur Sulawesi Tenggara ke Kabupaten Bombana sekaligus menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya menunggu jalan yang selesai dibangun, tetapi juga mengharapkan infrastruktur yang berkualitas, aman dilalui, dan mampu menunjang aktivitas ekonomi dalam jangka panjang.

Sebab, investasi puluhan miliar rupiah untuk pembangunan jalan harus berbanding lurus dengan manfaat yang diterima masyarakat. Jalan yang baik bukan sekadar penghubung antardaerah, melainkan urat nadi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Sulawesi Tenggara. (Adv)

Reporter : duL