BOMBANA. OKESULTRA.ID – Kontestasi perebutan kursi Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bombana periode 2026–2031 di mulai. Muhtar, S.H., M.H., mantan Ketua PBSI Bombana, menjadi figur pertama yang secara resmi mendaftarkan diri dalam bursa calon ketua untuk periode lima tahun mendatang, Selasa (3/11/2026).
Langkah Muhtar bukan sekadar meramaikan bursa pencalonan. Kembalinya mantan pimpinan organisasi tersebut menghadirkan dinamika tersendiri dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PBSI Bombana yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 10 November 2026.
Muhtar resmi menyerahkan berkas persyaratan administrasi kepada panitia pendaftaran di Sekretariat Muscab PBSI Kabupaten Bombana. Dalam pencalonannya, ia mengantongi dukungan dari tiga klub bulutangkis yang telah resmi terdaftar di PBSI Bombana.
Dukungan tersebut menjadi modal awal bagi Muhtar untuk memasuki persaingan memperebutkan kembali posisi strategis dalam organisasi olahraga bulutangkis di Kabupaten Bombana.
Pengalaman memimpin PBSI Bombana sebelumnya juga menjadi salah satu aspek yang melekat pada sosok Inspektur Polisi Dua (IPDA) ini. Dengan latar belakang tersebut, pencalonannya diperkirakan menjadi salah satu perhatian dalam dinamika Muscab mendatang.
Namun, pengalaman sebagai mantan ketua bukan jaminan otomatis untuk kembali menduduki jabatan tersebut. Seluruh bakal calon tetap harus mengikuti mekanisme pencalonan, memenuhi persyaratan administrasi, serta memperoleh dukungan melalui forum Muscab sesuai ketentuan organisasi.
Ketua Karateker PBSI Kabupaten Bombana, Siswanto Azis, mengatakan proses pendaftaran dan penyerahan berkas persyaratan administrasi bakal calon Ketua PBSI Bombana masa bakti 2026–2031 telah resmi dibuka.
“Pendaftaran dan penyerahan berkas persyaratan administrasi bakal calon Ketua PBSI Kabupaten Bombana masa bakti 2026–2031 dibuka mulai Selasa, 3 November 2026, hingga Kamis, 5 November 2026,” kata Siswanto.
Menurut Siswanto, masa pendaftaran tersebut memberikan kesempatan kepada seluruh figur yang memenuhi persyaratan untuk mengambil bagian dalam proses pemilihan kepemimpinan PBSI Bombana.
Pada hari pertama pembukaan pendaftaran, Muhtar menjadi kandidat pertama yang tercatat menyerahkan berkas pencalonan. Hingga saat ini, belum ada nama lain yang dilaporkan masuk dalam daftar pendaftar.
Meski demikian, panitia masih membuka ruang bagi kandidat lain untuk mendaftarkan diri. Dengan batas akhir pendaftaran pada 5 November 2026, persaingan diperkirakan masih berpotensi berkembang.
Situasi ini sekaligus membuka peluang munculnya figur-figur baru yang ingin mengambil bagian dalam kepemimpinan organisasi bulu tangkis di Bombana.
Muscab PBSI Bombana sendiri memiliki arti penting bagi keberlanjutan organisasi. Agenda tersebut digelar menyusul berakhirnya masa bakti kepengurusan sebelumnya sehingga diperlukan kepengurusan definitif untuk melanjutkan program pembinaan dan pengembangan olahraga bulu tangkis.
Pergantian kepemimpinan kali ini juga menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana organisasi mampu membangun sistem pembinaan yang lebih terarah, terutama dalam memperkuat klub-klub bulu tangkis sebagai fondasi lahirnya atlet berprestasi.
Tantangan bagi ketua terpilih tidak hanya berkutat pada persoalan administrasi organisasi. Penguatan kompetisi antarklub, pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta persiapan menghadapi berbagai agenda kejuaraan daerah menjadi pekerjaan penting yang membutuhkan perhatian serius.
“Ada agenda besar yang nantinya akan di hadapi oleh ketua dan pengurus PBSI Bombana yang baru, yakni Porprov 2026 di Kendari,”terang Siswanto.
Karena itu, figur yang nantinya memperoleh mandat dari peserta Muscab diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan organisatoris, tetapi juga visi dan komitmen nyata untuk memajukan prestasi bulu tangkis Kabupaten Bombana.
Di sisi lain, dukungan tiga klub yang telah dikantongi Muhtar menunjukkan adanya basis dukungan awal terhadap pencalonannya. Namun, peta dukungan secara keseluruhan baru akan terlihat setelah seluruh tahapan pendaftaran dan verifikasi bakal calon selesai dilaksanakan.
Panitia pendaftaran masih menunggu kemungkinan masuknya kandidat lain hingga penutupan pendaftaran. Setiap bakal calon akan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan sebelum proses pemilihan berlangsung.
Muscab PBSI Kabupaten Bombana dijadwalkan digelar pada Selasa, 10 November 2026. Forum tersebut akan menjadi penentu arah kepemimpinan organisasi untuk masa bakti 2026–2031.
Dengan munculnya nama Muhtar sebagai pendaftar pertama, kontestasi Ketua PBSI Bombana kini mulai memiliki wajah. Pertanyaan berikutnya, apakah mantan ketua tersebut akan melenggang tanpa pesaing atau justru menghadapi kandidat lain yang siap menawarkan arah baru bagi masa depan bulutangkis Bombana.
Reporter : duL









