Berita Bombana Daerah

Puskesmas Baru Kabaena Barat Disorot. Bupati Minta Perbaikan Perencanaan

IMG 2770
Ketgam : Bupati dan Jajaran Saat Menunjau pembangunan Puskesmas Kecamatan Kabaena Barat. Foto : Ist

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Sulawesi Tenggara, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan Puskesmas Kecamatan Kabaena Barat, Rabu pagi (24/3/2026). Dari hasil pantauan di lapangan, proyek fasilitas kesehatan tersebut masih menyisakan sejumlah pekerjaan penting yang belum rampung.

Gedung baru yang direncanakan sebagai pengganti Puskesmas lama yang kini dialihfungsikan menjadi rumah sakit tipe D terlihat belum siap digunakan. Beberapa bagian krusial seperti pintu masuk, penataan halaman, hingga aspek teknis konstruksi masih dalam tahap pengerjaan.

Dalam tinjauan tersebut, Bupati Burhanuddin menyoroti persoalan perencanaan ketinggian bangunan yang dinilai berpotensi menimbulkan masalah di masa depan. Ia mengingatkan bahwa posisi halaman Puskesmas harus lebih tinggi dari badan jalan untuk menghindari risiko tergenang.

“Harusnya ini rendah. Lebih tinggi yang depan itu. Ini harus naik beberapa meter,” ujar Burhanuddin sambil menunjuk kondisi jalan di depan bangunan.

Ia juga mengingatkan bahwa peningkatan elevasi jalan akibat pengaspalan rutin bisa berdampak pada posisi bangunan jika tidak diantisipasi sejak awal.

PT Almaharig Siap Ikuti Rekomendasi RDP, Soroti Hambatan Penanganan Longsor dan Risiko Susulan

“Jalanan itu setiap tahun naik. Ada penimbunan, diaspal, akan naik. Kalau di sana naik, akan tenggelam ini,” tegasnya.

Temuan ini mengindikasikan adanya potensi kekurangan dalam perencanaan teknis awal proyek, khususnya terkait sinkronisasi antara infrastruktur jalan dan bangunan fasilitas publik.

Meski demikian, Bupati tetap optimistis bahwa Puskesmas tersebut dapat segera difungsikan dalam waktu dekat, asalkan proses penyelesaian dilakukan secara maksimal.

“Puskesmas ini adalah pengganti Puskesmas lama yang dijadikan rumah sakit. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama, Puskesmas ini sudah bisa melayani kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas PUPR yang juga menjabat Plt Sekda Bombana, Ir. Syarun, Ketua PKK Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, serta sejumlah pimpinan OPD lainnya.

Pemkab Konawe Selatan Berlakukan Sistem Kerja WFO dan WFH

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari agenda tiga hari dua malam di Pulau Kabaena, yang juga dihadiri Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd.,M.Si dan Kapolres Bombana Eko Sutomo, S.Ik.

Selain meninjau Puskesmas, rombongan juga mengunjungi Rumah Sakit Daerah tipe D yang merupakan pengembangan dari bangunan Puskesmas lama. Di lokasi tersebut, ditemukan sejumlah fasilitas baru seperti laboratorium, ruang farmasi, ruang rawat inap, serta Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam yang masih dalam tahap penyelesaian.

Beberapa bangunan bahkan belum difungsikan karena masih menunggu tahap akhir pengerjaan dan kelengkapan peralatan medis. Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa proses pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut masih menghadapi tantangan dari sisi penyelesaian proyek dan kesiapan operasional.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait target waktu penyelesaian seluruh pembangunan. Namun, tekanan dari kepala daerah diharapkan mampu mempercepat proses penyempurnaan fasilitas agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat Kabaena Barat.

Reporter : duL

BKMT Bombana Raih Prestasi di Gebyar Milad ke-45, Tampil Memukau di Ajang “Harmoni Sultra”