Berita Nasional News

PT Vale Tuntaskan Kewajiban Historis Lahan di Sorowako

IMG 2574
Ketgam : Susasana Penyelesaian lahan seluas 23,1 hektare di kawasan Old Camp Sorowako oleh PT. Vale Indonesia. Foto : Humas PT. Vale

LUWU TIMUR — PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menandatangani kesepakatan penyelesaian lahan Old Camp di Sorowako untuk memastikan proses yang transparan, tertib, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Camat Nuha, Kamis (12/3), dan dihadiri Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam.

Lahan seluas 23,1 hektare di kawasan Old Camp Sorowako itu rencananya akan didistribusikan kepada 886 calon penerima. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PT Vale dalam menyelesaikan kewajiban historis perusahaan sekaligus mendukung penataan kawasan yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Head of External Relations Sorowako and Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan penyelesaian lahan tersebut merupakan hasil dialog serta koordinasi intensif antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Bagi masyarakat, lahan bukan sekadar aset, tetapi juga ruang kehidupan dan harapan masa depan keluarga. Oleh karena itu, PT Vale memandang penting penyelesaian ini dilakukan secara kolaboratif bersama Pemkab Luwu Timur agar prosesnya berjalan transparan, tertib, dan memberikan kepastian yang adil bagi masyarakat,” kata Yusri dalam keterangannya yang diterima di Makassar, Jumat.

Laba PT Vale Melonjak 85 Persen di Awal 2026, Di Balik Kinerja Positif dan Strategi Jangka Panjang

Selain mendistribusikan lahan kepada masyarakat, PT Vale juga akan mendukung penataan kawasan serta pembangunan akses jalan sesuai arahan pemerintah daerah.

Menurut Yusri, langkah tersebut diharapkan dapat memastikan kawasan Old Camp Sorowako berkembang menjadi ruang yang lebih tertata dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Ia menambahkan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat mencerminkan pendekatan PT Vale dalam membangun hubungan konstruktif dengan para pemangku kepentingan.

“Kolaborasi ini sekaligus memastikan bahwa setiap proses pembangunan berjalan sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik serta keberlanjutan sosial,” ujarnya.

Sebagai salah satu perusahaan pertambangan nikel di Indonesia, PT Vale menilai kemitraan yang kuat dengan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan operasional sekaligus mendukung pembangunan wilayah.

Dekranasda Konawe Selatan Promosikan Produk Unggulan di HUT ke-62 Sultra

Sejalan dengan semangat kolaborasi tersebut, PT Vale juga turut mendukung rangkaian kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur selama bulan Ramadan di sejumlah kecamatan, antara lain Nuha, Wotu, Wasuponda, Malili, dan Towuti.

Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang kebersamaan antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat hubungan yang harmonis.

“Ramadan selalu menjadi pengingat bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya dibangun melalui investasi dan program, tetapi juga melalui kebersamaan dan saling percaya antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha,” kata Yusri.

Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan buka puasa bersama antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, masyarakat, dan PT Vale sebagai simbol kebersamaan dalam membangun masa depan daerah yang lebih baik.

Reporter : duL

DPRD Konsel Gelar Paripurna LKPJ 2025, Bupati Paparkan Capaian dan Realisasi Anggaran