KENDARI. OKESULTRA.ID – Ikatan Alumni Universitas Sulawesi Tenggara (IKA Unsultra) resmi menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M pada Sabtu (29/08/2026). Mengusung tema “Mari Jadikan Maulid Momentum Memperbaiki Diri, Memperkuat Ukhuwah dan Meneledani Akhlak Rasulullah”, kegiatan ini menjadi bukti nyata kokohnya ikatan persaudaraan lulusan Unsultra di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri para pengurus serta anggota IKA Unsultra yang berdatangan dari berbagai kabupaten dan kota. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus menanamkan kembali nilai-nilai luhur ajaran Nabi ke dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.
Dalam ceramah agamanya, Ustadz Dr. Munadi Idris, S.Hi., M.E. mengajak seluruh hadirin merenungi hakikat sebenarnya dari peringatan Maulid Nabi. Menurutnya, momen ini bukan sekadar mengenang tanggal kelahiran, melainkan mengenang kelahiran sosok manusia luar biasa yang menjadi rahmat bagi seluruh alam.
“Maulid Nabi itu hakikatnya menunjukkan lahirnya manusia luar biasa, yakni Nabi Muhammad SAW. Kita peringati bukan tanpa alasan, melainkan karena pada hari itu lahir pilihan Allah SWT yang mengubah wajah peradaban dunia,” tegas Dr. Munadi Idris di hadapan ratusan hadirin.

Ia kemudian mengutip Surat Yunus ayat 53 sebagai landasan pemahaman bahwa kehadiran Nabi adalah rahmat dan petunjuk yang dijanjikan Allah bagi siapa saja yang beriman dan mau meneladaninya dengan sepenuh hati.
“Memperingati Maulid adalah hari bergembira. Apa yang kita gembirakan? Tentu saja karena pada hari itu telah lahir manusia pilihan Allah SWT yang membawa cahaya di tengah kegelapan,” tambahnya.
Lebih dalam, Ustadz Dr. Munadi Idris menegaskan keistimewaan Nabi Muhammad SAW: beliau lahir di masa jahiliyah, saat kebenaran nyaris punah, kesesatan merajalela, dan nilai-nilai kemanusiaan serta ajaran agama yang lurus nyaris tak ditemukan di muka bumi. Justru di masa yang sulit itulah, Rasulullah hadir membawa perubahan besar.
“Rasulullah SAW adalah sosok yang luar biasa. Apa yang membuatnya luar biasa? Sebab beliau lahir di masa jahiliyah, saat itu belum ada agama yang lurus, kesadaran manusia masih tertutup kebodohan dan kesyirikan. Dari situ beliau bangunkan manusia menuju cahaya iman dan akhlak mulia,” urainya merinci.

Sementara itu, Ketua IKA Unsultra, Dr. Abdul Rahman, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pengurus yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan keagamaan ini. Ia menekankan bahwa kehadiran peserta dari berbagai penjuru membuktikan kekuatan ikatan persaudaraan mereka.
“Jadi ini adalah satu kegiatan bidang keagamaan IKA Unsultra. Yang hadir saat ini tidak hanya dari Kendari, melainkan datang dari jauh: Kolaka, Konawe Kepulauan, hingga Konawe. Ini bukti bahwa ukhuwah kita benar-benar terjalin erat,” ujar Dr. Abdul Rahman.
Ketua Panitia Pelaksana, Azis Senong, menyampaikan kabar menggembirakan bahwa meskipun IKA Unsultra tergolong organisasi yang baru terbentuk, semangat pengabdiannya sudah terlihat nyata melalui beragam kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang telah digelar.

“Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini terselenggara berkat dorongan penuh dari Ketua IKA Unsultra. Beliau tidak hanya menyemangati, bahkan seluruh pembiayaan kegiatan ini ditanggung sepenuhnya oleh beliau. Dukungan inilah yang menjadi energi kami untuk terus bergerak,” ungkap Azis Senong penuh penghargaan.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa IKA Unsultra tidak hanya bergerak dalam urusan profesi atau karier, melainkan menempatkan nilai-nilai agama dan kebajikan sebagai fondasi utama kebersamaan. Tema yang diangkat sejalan dengan semangat memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, serta menjadikan akhlak Rasulullah sebagai teladan hidup.
Dr. Abdul Rahman berharap semangat yang tumbuh dari peringatan Maulid ini terus dijaga dan dikembangkan. “Mari jadikan momen ini awal perubahan diri menjadi lebih baik, menjaga persaudaraan, dan meneladani akhlak Rasulullah dalam setiap langkah kita melayani masyarakat,” harapnya.
Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan penuh berkah. Para peserta pulang dengan hati gembira serta semangat baru untuk mewujudkan cita-cita organisasi yang bermanfaat bagi Sulawesi Tenggara.
Reporter : duL







