BOMBANA. OKESULTRA.ID – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., secara resmi mengukuhkan pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Sekolah Dasar Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Bombana untuk masa bakti 2026–2030. Kegiatan berlangsung secara khidmat di Rumah Jabatan Bupati Bombana, Kamis (6/8/2026), dan menjadi penanda dimulainya babak baru kepemimpinan pendidikan tingkat dasar di wilayah ini.
Pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, seluruh kepala perangkat daerah terkait, pengawas sekolah, serta puluhan kepala sekolah dan seluruh jajaran pengurus KKKS yang baru dikukuhkan. Kehadiran unsur pimpinan daerah menunjukkan betapa strategisnya peran wadah ini dalam tata kelola pendidikan di tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa kegiatan ini jauh dari sekadar seremonial belaka. Pengukuhan ini, kata dia, adalah momen sakral penerimaan amanah besar untuk menyatukan langkah seluruh pemimpin satuan pendidikan dasar demi kemajuan generasi penerus daerah.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus KKKS yang telah menerima amanah ini. Jadikan pengukuhan ini sebagai awal untuk bekerja bersama, saling menguatkan, dan menghadirkan inovasi demi meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bombana,” ujar Bupati di hadapan seluruh peserta yang hadir.
Lebih jauh, orang nomor satu di Kabupaten Bombana itu menyoroti posisi sangat vital yang diemban oleh setiap kepala sekolah. Menurutnya, maju atau mundurnya kualitas pendidikan di sebuah sekolah sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah di lapangan. Oleh karena itu, wadah KKKS hadir untuk memperkuat kemampuan tersebut secara bersama-sama.
“Kepala sekolah memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan maju mundurnya kualitas pendidikan. Melalui wadah KKKS, para kepala sekolah diharapkan dapat memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta terus berinovasi,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa persaingan kualitas pendidikan saat ini semakin ketat, sehingga pola kerja lama harus segera ditinggalkan. Ia menantang KKKS untuk tidak sekadar menjadi wadah pertemuan rutin, melainkan lahirnya gagasan nyata yang langsung dirasakan dampaknya oleh siswa, guru, maupun masyarakat.
“Saya berharap KKKS menjadi organisasi yang aktif, produktif, dan mampu melahirkan berbagai gagasan serta program yang berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan. Kepala sekolah harus menjadi motor penggerak perubahan di sekolah masing-masing,” tambahnya dengan nada tegas.
Pemerintah Kabupaten Bombana sendiri, lanjut Bupati, menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Hal ini didasari kesadaran bahwa tidak ada pembangunan yang kokoh tanpa ditopang sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang kita persiapkan hari ini. Karena itu, mari kita bersama-sama membangun pendidikan Bombana yang semakin maju, berkualitas, dan berdaya saing,” pungkas Bupati.
Sementara itu, Ketua KKKS Bombana yang baru dikukuhkan dalam kesempatan terpisah menyambut baik dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia berjanji akan menyusun program kerja yang nyata, terukur, dan menyasar permasalahan pendidikan yang sesungguhnya di lapangan.
“Kami menyadari amanah ini sangat berat. Dukungan pemerintah daerah menjadi penyemangat kami untuk bekerja sekuat tenaga. Kami akan membangun sistem pembinaan antar sekolah sehingga kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah dapat segera diperkecil,” ungkapnya.
Dari sisi pengawas sekolah, keberadaan KKKS periode baru dinilai akan sangat membantu proses pengawasan dan pembinaan. Komunikasi yang selama ini kadang terputus antar sekolah diharapkan dapat terjalin erat melalui wadah ini.
“Selama ini banyak praktik baik di sekolah yang belum tersebar luas. Melalui KKKS, kami berharap praktik tersebut bisa ditularkan. Kami juga siap menjadi mitra kerja pengurus dalam menjaga standar pendidikan yang telah ditetapkan,” kata salah satu pengawas sekolah yang hadir.
Di penghujung acara, seluruh pengurus KKKS juga menandatangani pakta integritas komitmen peningkatan mutu pendidikan. Langkah ini ditempuh agar setiap langkah kerja senantiasa berpegang pada prinsip tanggung jawab, kejujuran, dan pelayanan prima bagi peserta didik.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi terbuka antara jajaran pemerintah daerah dengan para kepala sekolah guna menyerap berbagai kendala dan usulan pengembangan pendidikan yang selama ini dihadapi di satuan pendidikan masing-masing.
Reporter : duL




















