KOLAKA, OKESULTRA.ID – Di tengah semangat peningkatan kualitas pendidikan di daerah, PT. vale Indonesia Tbk melalui Project Pomalaa,(IGP) menghadirkan langkah nyata dengan memperkuat kapasitas guru melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Selama tiga hari, puluhan guru dari berbagai jenjang pendidikan berkumpul, bukan sekadar mengikuti pelatihan, tetapi membawa harapan besar: melahirkan generasi muda Kolaka yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Senior Coordinator Community Development PT Vale IGP Pomalaa, Charles Cristan, menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan adalah fondasi penting dalam pembangunan daerah.
“Kami melihat antusiasme untuk mengikuti ajang OSN sangat tinggi di seluruh Indonesia. Untuk masuk dalam nominasi, dibutuhkan pendampingan yang kuat dari para guru. Oleh karena itu, kami memberikan pelatihan ini agar guru-guru di wilayah pemberdayaan memiliki kapasitas yang mumpuni dalam membimbing siswa,” ujarnya.
Bimtek ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya di sektor pendidikan. Fokusnya jelas: memperkuat kompetensi guru di empat kecamatan wilayah pemberdayaan, yakni Pomalaa, Baula, Wundulako, dan Tanggetada.
Di ruang pelatihan, suasana tampak hidup. Guru-guru, baik yang baru mengabdi maupun yang telah berpengalaman, terlibat aktif dalam diskusi dan berbagi pengalaman. Semangat belajar yang terpancar menjadi gambaran kuat bahwa perubahan besar dalam pendidikan selalu dimulai dari para pendidik.
“Kami merintis dari wilayah pemberdayaan terlebih dahulu dengan harapan ke depannya anak-anak didik kita tidak hanya mampu bersaing di tingkat kabupaten, tetapi juga mewakili Kolaka di tingkat nasional bahkan internasional,” tambah Charles, Senin (13/04/2026)
Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memperluas dampak program ini. Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kolaka, Nurhidayat menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi PT Vale.
“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga mutu pendidikan di Kolaka semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang kompetitif di kancah nasional,” katanya.
Sebanyak 50 guru dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) terlibat dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya membawa pulang materi pelatihan, tetapi juga semangat baru untuk membimbing siswa menghadapi kompetisi sains bergengsi.
Lebih dari sekadar pelatihan, program ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya talenta-talenta unggul dari Bumi Mekongga. Dengan bekal ilmu dan pendampingan yang lebih terarah, para guru kini berada di garis depan dalam mencetak generasi berprestasi—mereka yang kelak akan mengharumkan nama daerah melalui jalur akademik.
Reporter : duL








