KOLAKA, OKESULTRA.ID – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang digelar di Kabupaten Kolaka. Selasa (05/05/2026).
Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Kehadiran Bupati Bombana dalam agenda tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan terarah, terintegrasi, dan selaras dengan prioritas pembangunan provinsi maupun nasional.
Dalam keterangannya, Bupati Ir. H. Burhanuddin menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, Rakortekrenbang dan Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum penting untuk menyatukan visi pembangunan.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk memastikan program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di daerah,” ujar Bupati Burhanuddin.
Ia juga menekankan bahwa perencanaan pembangunan harus berbasis data dan kondisi riil di lapangan. Dengan demikian, program yang disusun tidak hanya bersifat administratif, tetapi memiliki dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita tidak bisa lagi menyusun program hanya berdasarkan asumsi. Harus berbasis data dan kebutuhan prioritas masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Burhanuddin mendorong agar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga perangkat teknis, mampu menjaga konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan program. Ia menilai, salah satu tantangan pembangunan saat ini adalah kurangnya sinkronisasi antar level pemerintahan.
“Sinkronisasi antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota harus terus diperkuat agar tidak terjadi tumpang tindih program,” tambahnya.
Rakortekrenbang dan Musrenbang Provinsi Sulawesi Tenggara ini diikuti oleh sejumlah kepala daerah, pimpinan OPD, serta perwakilan instansi vertikal. Agenda ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
Bagi Kabupaten Bombana, forum ini menjadi kesempatan untuk memperjuangkan sejumlah program prioritas yang dinilai penting dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, termasuk sektor pertanian, infrastruktur dasar, dan peningkatan layanan publik.
Burhanuddin berharap hasil dari forum tersebut dapat menghasilkan perencanaan yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga implementatif.
“Harapan kita, hasil Musrenbang ini benar-benar bisa diwujudkan dalam program nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Melalui partisipasi aktif dalam Rakortekrenbang dan Musrenbang, Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan komitmennya dalam membangun daerah secara berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Reporter : duL


