Berita Bau Bau Daerah

Bapas Baubau Gandeng Rumah BUMN Muna, Perkuat Jalan Klien Pemasyarakatan Bangun UMKM

0125c075 c671 4ab4 b751 f84c358d5efc
Ketgam : Suasana Kepala Bapas Baubau melakukan penjajakan kerja sama dengan Rumah BUMN Muna. Foto : bapas baubau.

MUNA. OKESULTRA.ID – Upaya membangun kemandirian ekonomi bagi klien pemasyarakatan terus diperkuat. Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau mulai membuka ruang kolaborasi dengan Rumah BUMN Muna guna memperluas akses pembinaan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi klien yang sedang menjalani proses pembimbingan di wilayah Kabupaten Muna.

Penjajakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi Bapas Baubau dalam menghadirkan pembimbingan yang tidak berhenti pada aspek administratif maupun sosial, tetapi juga menyentuh penguatan ekonomi sebagai bekal bagi klien untuk kembali menjalankan kehidupan yang produktif di tengah masyarakat.

Pertemuan antara Kepala Bapas Kelas II Baubau dengan pengelola Rumah BUMN Muna berlangsung dalam suasana dialogis. Kedua belah pihak membahas peluang sinergi yang dapat diwujudkan melalui program pendampingan dan pengembangan usaha bagi klien pemasyarakatan.

Rumah BUMN Muna yang merupakan program binaan PLN Peduli dinilai memiliki pengalaman dalam mendampingi pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, pengembangan kualitas produk, hingga perluasan akses pemasaran.

Kepala Bapas Kelas II Baubau, Mustar Taro, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan setelah menjalani pembinaan.

Pengukuhan KKKS Bombana: Bupati Burhanuddin Ingatkan Amanah Tingkatkan Mutu Pendidikan

Menurutnya, keberhasilan pembimbingan tidak hanya diukur dari selesainya proses hukum yang dijalani klien, tetapi juga dari kemampuan mereka membangun kehidupan yang mandiri dan berkelanjutan.

“Kami berharap Rumah BUMN Muna dapat mendukung, bahkan membantu mengembangkan UMKM milik klien Bapas yang berada di wilayah Muna. Dengan adanya kolaborasi seperti ini, kami ingin memastikan klien tidak hanya mendapatkan bimbingan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi,” ujar Mustar Taro, Kamis (6/8/2026).

Ia menjelaskan, bentuk kerja sama yang sedang dijajaki tidak terbatas pada pendampingan usaha semata, melainkan juga membuka peluang pelatihan kewirausahaan, peningkatan kualitas produk, penguatan manajemen usaha, strategi pemasaran, hingga perluasan jejaring bisnis.

Mustar menilai, akses terhadap dunia usaha merupakan salah satu tantangan yang kerap dihadapi klien pemasyarakatan ketika kembali ke lingkungan masyarakat. Karena itu, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan peluang ekonomi yang lebih terbuka.

Menurutnya, semakin luas jejaring kemitraan yang dibangun, semakin besar pula kesempatan bagi klien untuk memperoleh pendampingan yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha yang mereka jalankan.

MIND ID dan Pimpinan Lintas Lembaga Kawal Ketat Proyek Strategis IGP Pomalaa

Di sisi lain, Rumah BUMN Muna diproyeksikan menjadi salah satu mitra strategis yang dapat menjembatani kebutuhan pelaku UMKM dengan berbagai program pemberdayaan yang telah tersedia, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan akses pemasaran.

Langkah tersebut sekaligus mencerminkan pendekatan pembimbingan pemasyarakatan yang semakin menitikberatkan pada aspek pemberdayaan. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan potensi pengulangan tindak pidana melalui peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi para klien.

Bapas Baubau menilai, keberhasilan proses reintegrasi sosial memerlukan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun komunitas yang memiliki kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat.

Melalui kolaborasi yang sedang dibangun ini, klien pemasyarakatan diharapkan tidak hanya memperoleh kesempatan memperbaiki kehidupan, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha yang produktif serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah.

Penjajakan kerja sama tersebut masih berada pada tahap awal. Namun, kedua pihak berharap komunikasi yang telah dibangun dapat berlanjut menjadi kemitraan konkret yang menghadirkan program-program pemberdayaan berkelanjutan bagi klien pemasyarakatan di Kabupaten Muna.

Maliqa Aurora Janiqa Raih Juara I Pemilihan Nona Indonesia Sultra, Wakili Sultra Ke Tingkat Nasional

Apabila terealisasi, sinergi antara Bapas Kelas II Baubau dan Rumah BUMN Muna diyakini akan memperkuat ekosistem pembimbingan berbasis kolaborasi, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi klien pemasyarakatan untuk bangkit, mandiri, dan kembali berperan positif sebagai bagian dari masyarakat.

Reporter : duL