Berita Bombana Daerah Nasional News

Baru Menjabat, Plt Kadisdikbud Bombana Langsung Bukti Kinerja Lewat Prestasi Tingkat Nasional

98CD796E 73D5 4ABF B42C E7ADE2FC43C2
Ketgam : Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Nina Meirina, SH, MH. Foto : dok. Diknas Bombana

KENDARI, OKESULTRA.ID – Langkah gemilang langsung ditorehkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana yang baru saja dilantik. Tak butuh waktu lama untuk membuktikan kinerja, pemimpin baru ini langsung tancap gas menjalankan sejumlah program prioritas yang telah direncanakan.

Dan kabar paling membanggakan datang di awal masa jabatannya, di mana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bombana resmi menyabet penghargaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun 2026.

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen RI, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd saat Rapat Koordinasi Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 yang digelar oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, disalah satu hotel dikendari, Kamis, 21 Mei 2026.

Momen penyerahan penghargaan ini berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, antara lain Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, para Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara, Kepala Bidang GTK se-Sulawesi Tenggara, peserta pelatihan Matematika Gembira, serta sederet tamu undangan lainnya yang hadir memenuhi ruangan acara.

IMG 3436

Efisiensi Anggaran, Program MBG Hanya Lima Hari per Pekan pada 2026

Penghargaan yang berhasil disabet oleh Disdikbud Kabupaten Bombana ini diberikan khusus sebagai bentuk apresiasi atas kecepatan, komitmen tinggi, dan tingkat responsivitas yang luar biasa dalam merealisasikan kebijakan Hari Belajar Guru (HBG). Kebijakan ini dilandasi oleh diterbitkannya Surat Edaran Bupati Bombana yang menjadi dasar hukum dan arahan kuat bagi seluruh jajaran pendidikan di daerah tersebut untuk segera bergerak dan beradaptasi.

Penghargaan yang menjadi kebanggaan warga Bombana ini diterima langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Nina Meirina, SH, MH. Di tengah acara penyerahan yang penuh kebanggaan ini, keberhasilan Bombana menjadi pusat perhatian karena dinilai mampu menerjemahkan kebijakan pusat dan daerah menjadi langkah nyata yang terstruktur dan bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidik.

Secara umum dan mendasar, program Hari Belajar Guru memiliki tujuan mulia dan strategis, yaitu untuk memperkuat serta menanamkan budaya belajar yang berkelanjutan di kalangan tenaga pendidik. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah utama bagi para guru untuk saling bertukar gagasan, berbagi inovasi dalam penyusunan modul ajar, hingga bersama-sama menelaah dan mendiskusikan berbagai literatur atau jurnal pendidikan terkini bersama rekan sejawatnya.

Pelaksanaan Hari Belajar Guru ini dilakukan sepenuhnya secara kolegial, artinya berjalan atas dasar kerja sama dan kebersamaan dalam forum-forum profesi yang telah ada. Forum yang dimaksud meliputi Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), hingga Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Hal ini memastikan kegiatan berjalan sesuai koridor pengembangan profesi guru.

IMG 3439

Pengupasan Tanah Lokasi Sekolah Rakyat Picu Erosi, Rumah Warga BTN Sangia Nibandera Kolaka Tergenang Lumpur

Dari segi waktu pelaksanaannya, kegiatan ini sangat fleksibel namun tetap terukur. Jadwal kegiatan dapat dilakukan satu hari penuh dalam seminggu, atau dapat pula dilaksanakan pada sebagian waktu hari kerja, misalnya disesuaikan dengan jam istirahat atau setelah jam pelajaran ketiga berakhir. Penyesuaian jadwal ini dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak sekolah dengan dinas pendidikan setempat agar tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa.

Dalam sambutan dan pernyataannya usai menyerahkan penghargaan, Dirjen GTK Kemendikdasmen RI, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat yang tulus. Ia menilai langkah cepat dan kerja keras yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bombana patut menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Selamat dan semangat berkarya untuk insan-insan pendidikan di Kabupaten Bombana,” ujar Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. dengan nada bangga di hadapan para undangan, pada hari Kamis (21/05/2026). Kata-kata penyemangat ini ditujukan kepada Plt Kepala Dinas dan seluruh elemen pendidikan Bombana yang dinilai berhasil bekerja luar biasa.

Lebih jauh, Nunuk Suryani menjelaskan bahwa kebijakan Hari Belajar Guru ini merupakan salah satu terobosan penting pemerintah pusat untuk menjawab tantangan pendidikan masa depan. Di mana guru tidak lagi hanya dianggap sebagai pengajar, tetapi harus terus bertransformasi menjadi pembelajar sepanjang masa. Dan menurutnya, Bombana adalah daerah yang paling cepat menangkap esensi tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bombana yang melalui Surat Edaran Bupati langsung memberikan payung hukum dan dukungan penuh. Kecepatan responsivitas dalam menggerakkan seluruh elemen pendidikan untuk melaksanakan HBG ini luar biasa. Ini bukti nyata komitmen kuat daerah terhadap mutu pendidikan,” tambah Nunuk dalam penjelasannya.

Saat Dibutuhkan, PT Vale IGP Pomalaa Raih Apresiasi Tinggi Masyarakat dan Pemerintah

IMG 3441

Kehadiran Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dalam acara tersebut semakin menegaskan bahwa prestasi ini mendapat perhatian khusus di tingkat provinsi. Mereka melihat bagaimana kabupaten di bawah naungannya mampu bersaing dan menorehkan prestasi yang membanggakan di kancah nasional.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, Nina Meirina, SH, MH, yang baru saja menerima penghargaan tersebut tampak sangat bersyukur dan berterima kasih. Ia menyatakan bahwa penghargaan ini bukan miliknya pribadi sebagai pejabat baru, melainkan milik seluruh guru, kepala sekolah, dan staf dinas yang telah bahu-membahu bekerja keras.

“Yang pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati kemudian apresiasi yang luar biasa ini dari Ibu Dirjen. Baru saja memulai tugas, namun berkat dukungan Bupati dan kerja keras seluruh tim, kami langsung mendapatkan kepercayaan dan pengakuan seperti ini. Tentu ini menjadi tanggung jawab besar yang harus kami emban sebaik-baiknya,” ungkap Nina Meirina usai menerima penghargaan.

Ia menegaskan bahwa Surat Edaran Bupati Bombana yang menjadi dasar pelaksanaan ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap nasib para pendidik. Melalui surat edaran tersebut, pemerintah daerah memberikan arahan yang jelas agar guru memiliki waktu khusus untuk berkembang, berinovasi, dan meningkatkan kualitas diri demi siswa-siswi Bombana.

“Kami sadar betul, kualitas pendidikan tidak akan naik jika kualitas gurunya tidak diperbarui. Maka dari itu, HBG kami jalankan sungguh-sungguh lewat forum KKG, MGMP, dan lainnya. Kami atur waktunya agar efektif, tidak mengganggu jam belajar siswa, tapi hasilnya nyata bagi kemajuan guru,” jelas Nina mengenai strategi pelaksanaan di lapangan.

Penghargaan ini sekaligus menjawab keraguan yang mungkin ada, bahwa meski baru dilantik, kepemimpinan baru di Disdikbud Bombana mampu bekerja dengan lincah, responsif, dan memiliki visi yang selaras dengan kebijakan nasional. Perubahan dan pembenahan yang dijanjikan di awal pelantikan langsung dibuktikan lewat capaian prestisius ini.

Para Kepala Dinas Pendidikan se-Sulawesi Tenggara yang turut hadir dalam acara tersebut juga memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada rekan sejawatnya dari Kabupaten Bombana. Mereka mengakui bahwa langkah yang diambil oleh Bombana patut ditiru dan menjadi referensi dalam pengelolaan pendidikan di daerah masing-masing.

“Kami sangat bangga, Bombana bisa menjadi yang terdepan dalam hal penerapan kebijakan strategis seperti ini. Ini membuktikan bahwa manajemen pendidikan di sana sangat baik dan didukung penuh oleh kepala daerah. Sukses untuk Bombana,” ujar salah satu Kadisdikbud kabupaten tetangga yang hadir.

Pelaksanaan Hari Belajar Guru yang teratur dan berkesinambungan ini juga dinilai berdampak positif pada suasana kerja guru. Dengan adanya wadah tukar pikiran dan inovasi, guru-guru menjadi lebih kreatif dalam menyusun modul ajar yang menyenangkan dan mudah dipahami siswa, salah satunya terinspirasi dari kegiatan pelatihan Matematika Gembira yang juga berlangsung dalam kesempatan yang sama.

IMG 3438
Kemendikdasmen melalui Dirjen GTK berharap, penghargaan yang diberikan kepada Bombana ini menjadi pemantik semangat bagi daerah lain. Bahwa dengan komitmen, kecepatan, dan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan pendidik, peningkatan mutu pendidikan adalah hal yang pasti dan bisa diraih dengan cepat.

Bagi Nina Meirina dan jajarannya, penghargaan ini bukanlah garis finis, melainkan garis awal yang baru. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana menjaga konsistensi pelaksanaan Hari Belajar Guru, memperluas dampak positifnya, serta mengintegrasikan program ini dengan program pendidikan prioritas lainnya di Kabupaten Bombana.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Penghargaan ini memacu kami untuk bekerja lebih keras lagi. Komitmen kami tetap satu: memajukan pendidikan Bombana, menyejahterakan guru, dan mencetak generasi emas yang berkualitas. Terima kasih Kemendikdasmen, terima kasih Pemerintah Provinsi dan Kabupaten atas dukungannya,” pungkas Nina Meirina penuh semangat.

Dengan diraihnya penghargaan ini, nama Kabupaten Bombana kini tercatat sebagai salah satu daerah yang sukses menerjemahkan kebijakan pendidikan nasional menjadi kenyataan nyata, menjadikan pendidikan di wilayah tersebut semakin kokoh, bermutu, dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Reporter : duL