BOMBANA, OKESULTRA.ID – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bombana resmi menggeber persiapan menyambut ajang Harmoni Sultra 2026. Persiapan awal ini dilakukan melalui rapat internal yang digelar di ruang rapat Disparpora Bombana, Selasa (3/3/2026).
Rapat internal yang dipimpin Pelaksana Tugas Kepala Disparpora Bombana, Anton Ferdinan, S.Pd., menjadi forum konsolidasi untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi ajang budaya tingkat provinsi tersebut. Hadir dalam pertemuan itu Sekretaris Dinas, para kepala bidang, serta pejabat fungsional di lingkup Disparpora.
Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda rutin. Ia menjadi titik awal penyatuan visi, pembagian peran, serta penyusunan strategi agar Bombana dapat tampil maksimal di panggung budaya yang mempertemukan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Anton Ferdinan menegaskan bahwa rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi seluruh jajaran dalam menghadapi agenda besar daerah.
“Rapat ini memastikan seluruh jajaran memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mempersiapkan partisipasi Bombana pada Harmoni Sultra 2026,” kata Anton.
Merancang Wajah Bombana di Panggung Budaya
Dalam rapat tersebut, diskusi berkembang dari konsep penampilan budaya hingga strategi promosi wisata daerah. Setiap bidang diminta menyampaikan rencana kerja serta gagasan kreatif yang dapat memperkuat representasi Bombana di ajang tersebut.
Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan antara lain konsep pertunjukan seni budaya, penyusunan materi promosi destinasi wisata, hingga desain stand pameran yang akan menampilkan potensi unggulan daerah.
Tak hanya itu, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian penting. Disparpora berencana menggandeng komunitas seni dan budaya lokal untuk memperkuat kualitas penampilan Bombana.
Selain konsep artistik, rapat juga membahas aspek teknis seperti kebutuhan logistik, jadwal kegiatan, serta pembagian tugas antarbidang agar seluruh persiapan berjalan terarah dan terkoordinasi.
Menurut Anton, Harmoni Sultra bukan hanya kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum strategis bagi daerah untuk memperkenalkan identitasnya.
“Ini kesempatan mempromosikan potensi wisata, budaya, dan produk unggulan Bombana kepada masyarakat luas. Karena itu, persiapannya harus dilakukan secara matang sejak sekarang,” ujarnya.
Membuka Pintu Promosi Wisata dan Ekonomi Kreatif
Partisipasi dalam ajang tingkat provinsi tersebut juga dinilai menjadi sarana efektif memperkuat promosi pariwisata daerah.
Kabupaten Bombana dikenal memiliki beragam potensi wisata alam dan budaya yang terus berkembang. Dari kekayaan pesisir hingga tradisi lokal yang masih terjaga, semua memiliki peluang menjadi daya tarik wisata jika dipromosikan secara tepat.
Melalui momentum Harmoni Sultra, Disparpora berharap potensi tersebut semakin dikenal tidak hanya di Sulawesi Tenggara, tetapi juga di tingkat nasional.
Di sisi lain, kegiatan ini juga membuka ruang bagi pelaku ekonomi kreatif daerah. Produk UMKM, kerajinan tangan, hingga karya seni lokal berpotensi mendapat panggung lebih luas melalui pameran potensi daerah yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang kuat antarbidang, Bombana optimistis dapat tampil maksimal sekaligus memberi kontribusi dalam memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tenggara 2026.
Panggung Kolaborasi Daerah
Sebagai informasi, Harmoni Sultra merupakan agenda budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka memperingati hari jadi provinsi.
Kegiatan ini biasanya menghadirkan parade budaya, pertunjukan seni tradisional, pameran potensi daerah, hingga promosi produk unggulan dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Lebih dari sekadar perayaan, Harmoni Sultra menjadi panggung kolaborasi yang mempertemukan identitas budaya, potensi ekonomi, serta kreativitas daerah dalam satu ruang yang sama.
Dan bagi Bombana, langkah menuju panggung itu kini sudah dimulai — dari sebuah ruang rapat yang penuh gagasan, menuju panggung budaya yang mempertemukan daerah dengan dunia.
Reporter : duL








