KENDARI, OKESULTRA.Di – Bupati Bombana Ir. H Burhanuddin, M.Si kembali menorehkan prestasi dalam tata kelola keuangan dan aset daerah. Ini dibuktikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemeirntah Daerah (LKPD) Kabupaten Bombana tahun 2024 diganjar predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
WTP tersebut berikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra). Award WTP diterima langsung oleh Bupati Bombana dari Kepala BPK RI Perwakilan Sultra Dadek Nandemar, SE, z see Senin (26/05/2025).
Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si menyambut baik opini WTP yang diberikan BPK RI. Terlebih predikat WTP yang didapat Pemkab Bombana ini merupakan WTP ke 12 yang telah diboyong Bombana secara berturut-turut tanpa sekalipun turun peringkat sejak 2013-2025.
Kepada awak media, Bupati Bombana ini menuturkan, jika torehan WTP yang ke 12 Ini, menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan di lingkup Pemkab Bombana dalam kurung 11 tahun telah dilakukan secara profesional, transparan dan akuntabel.
“Alhamudulillah dalam 12 tahun berturut-turut ini, kami bisa menjamin bahwa seluruh mekanisme keuangan yang ada di Bombana telah memenuhi standar-standar akuntansi keuangan yang telah ditetapkan,” ungkapnya kepada awak media
Opini WTP ke 12 yang diterima Kabuapten Bombana ini, merupakan buah hasil dari kerja keras dan kerja cerdas unsur pimpinan dan seluruh jajaran lingkup Pemkab Bombana yang senantiasa berusaha memperbaiki sistem keuangan yang ada di daerah.
Selain itu, Bupato Bombana juga, selama ini Pemkab Bombana terus mengedepankan tata kelola yang baik dalam mengelola keuangan daerah. Hal ini dilakukan agar sistem pengelolaan keuangan dapat tetap berjalan dengan baik dan secara akuntabel dapat dipertanggung jawabkan sekaligus berdampak positif untuk kepentingan negara.
“Terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja dengan baik sehingga kita kembali dapat mempertahankan WTP ke 10 ini,” pungkasnya.
Predikat opini WTP ke 12 ini baru diboyong Pemkab oleh Bombana secara berturut-turut harus menjadi pelecut semangat untuk terus bekerja dengan baik. Sehingga prestasi dapat dipertahankan di masa yang akan datang.
Setiap tahun Pemkab Bombana terus berupaya mewujudkan transparansi dalam mengelola keuangan dan aset daerah secara baik sesuai standar akuntansi pemerintah, sebab Pemkab Bombana berprinsip dalam proses pemeriksaan pengelola keuangan, bukan hanya bertujuan untuk mendapatkan opini WTP semata, tetapi ada proses pembelajaran dan pembinaan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim auditor dari BPK RI.
“Tertib administrasi dan akuntansi dalam mengelola keuangan daerah, tidak hanya sebagai upaya untuk memperoleh opini WTP semata. Lebih dari itu, kita berharap agar seluruh pengelolaan anggaran daerah Bombana dapat memberikan dampak yang posistif bagi negara, khususnya daerah,” Jelas Bupati Bomnana.
Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh jajaran Pemkab Bombana, agar tidak terlena dengan diraihnya opini WTP ke 12 ini. Ia berharap agar predikat WTP Bombana ini dapat menjadi pegangan dalam melakukan peningkatan pengelolaan keuangan.
“Jangan kita terlena karena kita telah memperoleh opini WTP ke 10 ini. Lau kemudian kita menganggap ini semua telah selesai. Tidak, ini semua salah satu proses yang harus kita lakukan dan terus tingkatkan agar pengelolaan keuangan dapat terus berjalan dengan baik,”ujarnya. (Adv)
Reporter : duL
Editor : Sri WN





