Berita Bombana Daerah

Pasar Tadoha Mapaccing Terbakar, Burhanuddin Perintahkan Revitalisasi Berkonsep Modern

IMG 5647

BOMBANA, OKESULTRA.ID — Kebakaran yang melanda Pasar Sentral Tadoha Mapaccing, Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa (13/10/2026), lalu, menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk membenahi tata kelola dan menata ulang kawasan perdagangan tersebut.

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., turun langsung meninjau lokasi kebakaran sekaligus memerintahkan penyusunan desain ulang pasar dengan konsep modern, dilengkapi akses jalan bagi kendaraan pemadam kebakaran. Kamis (15/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut,  Bupati H. Burhanuddin menegaskan bahwa penanganan pascakebakaran tidak boleh berhenti pada upaya memulihkan aktivitas perdagangan. Pemerintah daerah juga harus memastikan pembangunan kembali pasar dilakukan dengan perencanaan yang lebih baik, terutama menyangkut tata letak kios, pengaturan los, dan aksesibilitas kawasan.

Salah satu langkah mendesak yang diperintahkan Bupati ialah menyediakan tempat berjualan sementara bagi pedagang yang kiosnya terbakar. Para pedagang tersebut diminta menempati kios-kios kosong yang masih tersedia agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses penanganan dan pembangunan kembali pasar dipersiapkan.

Instruksi itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mencegah para pedagang kehilangan sumber penghasilan dalam waktu yang lebih lama. Pasalnya, pasar bukan sekadar tempat transaksi jual beli, melainkan tumpuan ekonomi bagi pedagang kecil dan masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada aktivitas perdagangan.

Bupati Bombana Ingatkan ASN: Jangan Bergantung pada Uang Pensiun, Keterampilan Harus Disiapkan Sejak Dini

Burhanuddin meminta agar kios-kios yang masih kosong dapat dimanfaatkan untuk menampung pedagang terdampak. Dengan demikian, penanganan korban kebakaran tidak hanya berorientasi pada pembenahan fisik bangunan, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang.

Di sisi lain, Bupati menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bombana segera menyusun desain ulang tata letak Pasar Sentral Tadoha Mapaccing sebagai dasar pembangunan kembali kawasan tersebut.

Batas waktu penyusunan desain ditetapkan paling lama dua minggu. Tenggat ini dimaksudkan agar perencanaan tidak berlarut-larut dan pemerintah daerah dapat segera melangkah ke tahap berikutnya sesuai kesiapan teknis, administrasi, serta anggaran yang tersedia.

“Paling lama dua minggu, desainnya sudah harus ada,” demikian arahan Burhanuddin kepada jajaran terkait sebagaimana disampaikan dalam peninjauan tersebut.

Perintah itu menempatkan Dinas PU sebagai salah satu perangkat daerah yang memiliki tanggung jawab penting dalam proses pemulihan pasar. Desain yang disusun nantinya diharapkan tidak sekadar menggambarkan pembangunan kembali bangunan yang terbakar, tetapi juga menawarkan konsep penataan pasar yang lebih tertib, aman, dan fungsional.

Lantik 179 Pejabat, Bupati Bombana Tegaskan Jabatan Bukan untuk Dibanggakan: Jangan Ada Transaksi!

Salah satu perhatian utama dalam perencanaan tersebut adalah penyediaan akses jalan bagi kendaraan pemadam kebakaran. Jalur ini dinilai penting untuk mendukung penanganan apabila terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya di kawasan pasar.

Keberadaan akses pemadam kebakaran harus menjadi bagian dari perencanaan sejak awal, bukan sekadar pelengkap setelah pembangunan selesai. Tata letak kios, los, dan jalur sirkulasi perlu dirancang agar tidak menghambat pergerakan kendaraan maupun petugas saat melakukan penanganan darurat.

Selain aspek keselamatan, Burhanuddin juga menyoroti persoalan pengelolaan los pasar. Ia menegaskan bahwa los yang tersedia tidak boleh dibiarkan kosong, sementara pada saat bersamaan terdapat pedagang yang membutuhkan tempat untuk menjalankan usahanya.

“Los tidak boleh kosong,” demikian penegasan Bupati dalam arahannya terkait penataan pasar.

Pemerintah daerah juga diminta memastikan tidak ada pedagang yang menguasai los pasar secara sepihak. Pengaturan pemanfaatan los harus dilakukan secara tertib agar fasilitas perdagangan tersebut dapat digunakan sesuai peruntukannya dan memberikan kesempatan yang adil bagi para pedagang.

Bupati Bombana Tegaskan PPPK Paruh Waktu Harus Utamakan Pelayanan Rakyat: Status Bukan Pembeda

Penataan ini menjadi penting karena pembangunan fisik pasar harus diikuti dengan sistem pengelolaan yang jelas. Tanpa pengaturan yang baik, kios dan los yang telah dibangun berpotensi tidak dimanfaatkan secara optimal, bahkan menimbulkan persoalan baru dalam pembagian ruang usaha.

Karena itu, konsep revitalisasi yang diarahkan Bupati diharapkan mencakup dua kepentingan sekaligus, yakni pembenahan infrastruktur dan penertiban pengelolaan tempat berdagang. Keduanya menjadi bagian penting dalam mewujudkan pasar yang mampu menunjang kegiatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Burhanuddin juga meminta agar pembangunan kembali pasar mengusung konsep modern. Artinya, perencanaan tidak semata-mata berfokus pada penggantian bangunan yang rusak akibat kebakaran, tetapi harus mempertimbangkan kebutuhan pasar yang lebih tertata, nyaman, dan mudah diakses.

Konsep modern tersebut diharapkan dapat diterjemahkan melalui pengaturan blok kios dan los, jalur pergerakan pengunjung, akses distribusi barang, sistem drainase, kebersihan lingkungan, serta jalur evakuasi dan akses kendaraan darurat. Rincian penerapannya tetap perlu disesuaikan dengan hasil kajian teknis Dinas PU.

Dengan perencanaan yang matang, Pasar Sentral Tadoha Mapaccing diharapkan dapat dibangun kembali dengan tata ruang yang lebih efektif. Penataan yang baik juga diperlukan untuk mengurangi potensi munculnya titik-titik rawan yang dapat menghambat penanganan keadaan darurat.

Kebakaran yang terjadi pada Selasa lalu menjadi pengingat bahwa keselamatan harus ditempatkan sebagai salah satu pertimbangan utama dalam pembangunan fasilitas publik. Pasar yang ramai dengan aktivitas pedagang dan pengunjung membutuhkan tata ruang yang memungkinkan kegiatan ekonomi berlangsung tanpa mengabaikan aspek keamanan.

Namun, realisasi rencana tersebut masih bergantung pada tindak lanjut perangkat daerah terkait. Penyelesaian desain dalam dua minggu menjadi langkah awal yang perlu dikawal agar arahan Bupati dapat diterjemahkan menjadi perencanaan konkret, termasuk tahapan pembangunan dan kebutuhan pembiayaannya.

Di sisi lain, penempatan sementara pedagang terdampak serta penertiban pemanfaatan los kosong membutuhkan pendataan yang jelas. Pemerintah daerah perlu memastikan pedagang yang kehilangan kios memperoleh kesempatan berjualan kembali tanpa menimbulkan tumpang tindih penguasaan tempat usaha.

Keberhasilan pemulihan pasar pada akhirnya tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan baru. Pemerintah juga perlu memastikan pasar dikelola secara tertib, akses darurat tersedia, dan fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara adil oleh para pedagang.

Melalui peninjauan langsung tersebut, Burhanuddin mendorong agar penanganan pascakebakaran menjadi titik awal pembenahan Pasar Sentral Tadoha Mapaccing secara menyeluruh. Instruksi penyediaan kios sementara, penyusunan desain ulang paling lama dua minggu, serta penerapan konsep pasar modern menjadi pekerjaan yang harus segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.

Kini, perhatian tertuju pada langkah konkret Dinas PU Kabupaten Bombana dalam menyusun desain dan menyiapkan tahapan pembangunan kembali pasar. Bagi para pedagang yang terdampak, percepatan proses tersebut menjadi penting agar mereka dapat kembali menjalankan usaha dan memulihkan penghasilan keluarga.

Reporter: duL