BOMBANA. OKESULTRA.ID – Komitmen membangun budaya kerja yang disiplin dan profesional kembali ditegaskan oleh jajaran Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop dan UKM) Kabupaten Bombana melalui pelaksanaan apel bendera mingguan yang digelar pada Senin (8/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor dinas tersebut diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN dengan penuh khidmat.
Apel bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, serta menyatukan langkah seluruh pegawai dalam mendukung pencapaian program pembangunan daerah.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan sektor perindustrian, perdagangan, koperasi, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM), apel mingguan menjadi ruang strategis bagi pimpinan untuk menyampaikan arahan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan tugas yang telah berjalan.
Bertindak sebagai Pembina Apel, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Bombana, Rusman Idja, menegaskan pentingnya menjaga semangat kerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Apel pagi bukan hanya kewajiban administratif, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen kita sebagai pelayan masyarakat. Saya mengapresiasi seluruh jajaran yang selama ini tetap menjaga konsistensi kinerja dan disiplin dalam menjalankan tugas,” ujar Rusman dalam amanatnya.
Menurutnya, memasuki pertengahan tahun 2026, seluruh bidang di lingkungan Dinas Perindagkop dan UKM harus mampu mempercepat realisasi program kerja yang telah direncanakan agar target pembangunan daerah dapat tercapai sesuai harapan.
“Kita sudah berada di semester pertama penghujung tahun anggaran. Karena itu, setiap bidang harus melakukan percepatan pelaksanaan program dan kegiatan, termasuk memastikan capaian kinerja berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rusman mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi pemerintah sangat ditentukan oleh soliditas internal, koordinasi yang baik, serta kemampuan seluruh pegawai dalam beradaptasi terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Pelaksanaan apel berlangsung tertib dan lancar. Keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kesiapan para petugas yang telah menjalankan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab.
Perwira Apel pada kegiatan tersebut dipercayakan kepada Hj. Nuryanti, S.E., sementara posisi Pemimpin Apel yang semula dijadwalkan diemban Hermanto, pada pelaksanaannya digantikan oleh Arwan Tahir.
Sementara itu, pembacaan Teks UUD 1945 dibawakan oleh Hj. Nur Intan dengan penuh penghayatan. Pembacaan Panca Prasetya Korpri dilakukan oleh Diana, yang mengingatkan kembali nilai-nilai pengabdian dan loyalitas aparatur negara dalam melayani masyarakat.
Suasana khidmat juga terasa saat Ambo Rappe memimpin pembacaan doa. Melalui doa tersebut, seluruh peserta memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kedinasan.
Adapun jalannya rangkaian acara dipandu oleh Riska selaku pembawa acara. Kelancaran kegiatan juga didukung oleh Ince Damayanti yang bertugas sebagai operator sound system sekaligus membantu pengaturan teknis acara.

Di sisi lain, dokumentasi seluruh rangkaian kegiatan dilakukan oleh Julia selaku fotografer, yang memastikan setiap momen penting apel dapat terdokumentasi dengan baik sebagai bagian dari arsip kelembagaan.
Pelaksanaan apel mingguan seperti ini memiliki makna penting dalam menjaga budaya organisasi pemerintahan. Selain menjadi media penyampaian informasi dan kebijakan terbaru, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antarpegawai lintas bidang yang sehari-hari menjalankan tugas berbeda.
Dalam perspektif pelayanan publik, kedisiplinan ASN dan non-ASN merupakan salah satu fondasi utama yang menentukan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan melalui apel rutin dinilai menjadi instrumen penting untuk menjaga integritas dan profesionalisme aparatur.

Setelah seluruh rangkaian apel selesai, kegiatan ditutup dengan doa bersama. Para pegawai kemudian saling bersalaman sebagai bentuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan sebelum kembali ke ruang kerja masing-masing.
“Melalui kebersamaan, disiplin, dan semangat kerja yang terus terjaga, saya berharap seluruh jajaran mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung kemajuan Kabupaten Bombana di berbagai sektor yang menjadi tanggung jawab kita,” tutup Rusman.
Apel bendera mingguan yang berlangsung sederhana namun sarat makna tersebut menjadi cerminan upaya Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Bombana dalam membangun budaya kerja yang produktif, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus memperkuat langkah menuju tercapainya target pembangunan daerah di tahun 2026.
Reporter : duL










