Berita Daerah Kolaka Metro

Desa Tikonu Juara I Lomba Desa Sultra, Pemprov Ganjar Penghargaan di HUT RI ke-81

d9764ecf 07d5 4ec2 b810 433644a7035e
Ketgam : Gubernur Sultra Saat Memberikan Penghargaan Kepada Kepala Desa Tikonu. Foto : KADES Tikonu

KENDARI. OKESULTRA.ID – Desa Tikonu, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, mencatat prestasi tertinggi dalam ajang Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) 2026. Desa tersebut keluar sebagai juara pertama dan menerima penghargaan langsung dari Gubernur Sultra Letjen (Purn) TNI Andi Sumangerukka.

Penghargaan itu diserahkan Gubernur Sultra didampingi Ketua DPRD Sultra Laode Tariala pada Senin malam, 17 Agustus 2026, di pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sultra.

Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Malam Resepsi Kenegaraan Ramah Tamah dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sultra.

Kemenangan Desa Tikonu sekaligus menempatkan Kabupaten Kolaka di posisi teratas dalam kompetisi yang mempertemukan desa-desa terbaik dari berbagai kabupaten di Sulawesi Tenggara.

Prestasi itu tidak sekadar menjadi penghargaan administratif. Hasil lomba menjadi gambaran atas capaian penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, serta berbagai aspek pemberdayaan masyarakat yang menjadi bagian dari penilaian lomba desa.

PT Vale Lawan Hama Tikus di Morowali, Burung Hantu Jadi Senjata Alami

Dalam daftar pemenang, Desa Tikonu ditetapkan sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Desa Waiti Barat, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi.

Sementara itu, Desa Benua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, menempati posisi ketiga dalam lomba desa tingkat Provinsi Sultra tahun 2026.

Selain kategori desa, Pemerintah Provinsi Sultra juga menetapkan tiga pemenang untuk kategori kelurahan.

Juara pertama diraih Kelurahan Anggaberi, Kabupaten Konawe. Juara kedua ditempati Kelurahan Kampeonaha, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, sedangkan juara ketiga diraih Kelurahan Asera, Kabupaten Konawe Utara.

Para pemenang tidak hanya membawa pulang plakat penghargaan. Pemerintah Provinsi Sultra juga memberikan hadiah pembinaan berupa uang tunai sebagai bentuk apresiasi atas capaian masing-masing daerah.

Vale Pacu Ekosistem Industri Hijau di Morowali, Investasi HPAL Tembus US$2 Miliar

Untuk juara pertama, hadiah pembinaan yang diberikan sebesar Rp10 juta. Juara kedua memperoleh Rp8 juta, sedangkan juara ketiga mendapatkan Rp5 juta.

Dengan demikian, Desa Tikonu sebagai peraih juara pertama berhak menerima plakat penghargaan sekaligus hadiah pembinaan sebesar Rp10 juta.

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi pemerintah desa untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di tingkat desa.

Bagi Kabupaten Kolaka, kemenangan Tikonu juga menjadi catatan positif dalam pembangunan desa. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kompetisi antarwilayah dapat menjadi ruang evaluasi sekaligus pemacu inovasi dalam pengelolaan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat.

Namun, penghargaan lomba desa bukanlah titik akhir. Tantangan berikutnya adalah memastikan capaian yang dinilai dalam kompetisi tersebut benar-benar berkelanjutan dan dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

PT Vale Mulai Perundingan PKB ke-22, Sembilan Wakil Serikat Pekerja Duduk Satu Meja dengan Manajemen

Pemerintah desa dituntut tidak berhenti pada pencapaian seremonial. Prestasi tersebut harus diterjemahkan menjadi peningkatan pelayanan, pembangunan yang tepat sasaran, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Di sisi lain, keberhasilan Desa Tikonu menjadi juara pertama juga menempatkan pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Kolaka pada tanggung jawab baru untuk menjaga kualitas yang telah mengantarkan mereka menjadi yang terbaik di tingkat provinsi.

Penghargaan yang diserahkan dalam momentum HUT RI ke-81 itu akhirnya bukan hanya menjadi simbol kemenangan Desa Tikonu, tetapi juga penanda bahwa pembangunan di tingkat desa menjadi salah satu fondasi penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan daerah.

Reporter : duL