Berita Bombana Daerah News

Plh Sekda Bombana Pastikan Anggaran Penjemputan Bupati Bombana Milik Pribadi Ir. H. Burhanuddin, M.Si

IMG 9212
Ketgam : Plh Sekda Bombana, dr: H. Sunandar, M.Kes. Foto : Ist

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Plh Sekretaris Daerah (Sekda)  Bombana, dr. H. Sunandar, M.Kes sesalkan tudingan dugaan pemborosan anggaran daerah sebesar Rp800 juta untuk penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Bombana terlantik yang di muat di media online.

Plh Sekda Bombana, menjelaskan, jika seluruh anggaran yang di gunakan untuk penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang akan tiba pada hari senin, 3 Maret 2025, sepenuhnya dana pribadi Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si

“Itu hanyalah opini untuk mendiskreditkan bupati,” tegas Plh Sekda Bombana, Selasa (25/02/2025).

Kepala Dinas Kesbangpol Bombana ini juga menjelaskan,  jika saat ini pemda Bombana justru sangat prudent dan cermat dalam penggunaan anggaran daerah, sebab saat ini keuangan daerah dalam keadaan tidak baik.

“Kalau mau mengkritik itu harus ada buktinya, jangan asal bicara,” tegasnya.

Buruh dan Aparat Tunjukkan Harmoni, May Day 2026 Berjalan Kondusif

Sementara itu Plt Ketua KNPI Kabupaten Bombana, Zulkarnain mengatakan jika apa yang telah di beritakan oleh media online terobosnusantara.com adalah berita bohong yang tidak memiliki bukti yang benar yang bisa ia pertanggungjawabkan.

“Berita apa Ini yang dia bikin terobosnusantara.com, menulis tanpa adanya bukti yang menguatkan beritanya. saya kasi tau eeh, media itu kalau tulis berita harus yang akurat,” kesalnya.

Selain itu Zulkarnain juga mengatakan, jika isi dari berita terobosnusantara.com itu sepenuhnya opini, sebab apa yang ia beritakan tanpa disertai bukti yang benar dan akurat, begitupun narasumber yang ia maksud dalam isi beritanya, tidak dituliskan namanya.

“Wartawan itu kalau menulis berita tidak boleh beropini sendiri, sembarang saja yang dia tulis, bahkan yang parahnya beritanya tidak berimbang,” ungkapannya.

Lebih lanjut Zulkarnain menjelaskan, jika seorang wartawan dalam  membuat berita tanpa etika itu menunjukkan kurangnya tanggung jawab moral dan profesionalisme dirinya sebagai wartawan.

Gubernur ASR Pimpin HUT ke-23 Konawe Selatan, Tekankan Pembangunan dan Pendidikan

“Kalau menulis berita yang tujuannya hanya sensasional tanpa dasar fakta, mencemarkan nama baik seseorang, atau mengeksploitasi isu sensitif demi popularitas itu konyol namanya, boleh mengkritik, tidak ada yang melarang, asalkan ada buktimu,” ujarnya.

Seperti yang telah diberitakan oleh terobosnusantara.com tanggl 25 Februari 2025 yang diberi judul berita “Sorotan Artikulasi Kata “Penjemputan” dan “Penyambutan” Bupati Terpilih, Diduga Akan Menelan Anggaran Rp 800 Juta”

Sedangkan pada paragraf pertama ia menuliskan. Proses kedatangan Bupati terpilih Ir. H. Burhanuddin, M.Si di negeri tercinta Bombana menjadi perbincangan hangat setelah muncul wacana bahwa kegiatan tersebut diduga akan menelan anggaran hingga Rp 800 juta. Polemik bermula dari perbedaan penggunaan istilah “penjemputan” dan “penyambutan” Dana penjemputan diduga sebesar 400 juta Rupiah sementara dana penyambutan juga sebesar 400 juta Rupiah dan dana pelantikan sebesar 300 juta Rupiah, hal ini sesuai perbincangan beberapa jajaran birokrasi kabupaten Bombana saat ini, sehingga memicu pertanyaan publik mengenai esensi dan urgensi pengeluaran dana yang cukup besar tersebut.

Reporter : duL
Editor : Sri Wahyuni Ningsi

Hardiknas 2026 di Bombana: Momentum Refleksi dan Penguatan Pendidikan Berkarakter