MAGELANG, OKESULTRA.ID – Retret kepala daerah memasuki hari keempat dengan jadwal agenda pembahasan visi-misi dan juga program presiden. Selain itu, dilanjutkan dengan sosialisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan juga reformasi birokrasi.
Selanjutnya para kepala daerah ini mereka menerima materi terkait peningkatan material melalui Asta Cita. Asta Cita, delapan visi strategis pemerintah masa depan dan juga dibahas secara rinci untuk memastikan harmoni program di tingkat pusat dan regional.
Kepada okesultra.id, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si menjelaskan jika materi yang disajikan pada hari keempat ini berfokus pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, kesetaraan ekonomi, peningkatan kesejahteraan sosial dan transformasi digital.
“Selain menyajikan teori kegiatan ini, juga bertemu dengan pertemuan diskusi interaktif,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bombana ini memiliki kesempatan untuk mengomunikasikan tantangan dan pengalaman dalam menerapkan pedoman pengembangan yang sejalan dengan ASTA CITA di Kabupaten Bombana.
“Kami dibagi menjadi 16 kelompok yang mempersentasikan berbagai wilayah di Indonesia, kemudian mendiskusikan berbagai isu aktual beserta solusi untuk mengatasinya,” ujar orang nomor satu di Bombana
Lebih lanjut H. Burhanuddin menyampaikan untuk di hari keempat Senin, (24/02/2025) Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), menyampaikan materi terkait visi misi program prioritas dan program hasil terbaik cepat Presiden Prabowo Subianto.
“Alhamdulillah selama beberapa hari ini mengikuti retret, banyak ilmu dan wawasan yang kami peroleh. Bisa dijadikan referensi untuk memajukan Kabupaten Bombana kedepan,” tuturnya.
Selain itu, mantan Pj Bupati Bombana juga
menerima materi dari para menteri Kabinet Merah Putih tentang pemahaman program prioritas pemerintah, geopolitik, anti korupsi, hak asasi manusia, hingga pengelolaan keuangan daerah.
“Saya dan teman-teman kepala daerah juga mendapatkan perspektif baru mengenai berbagai isu-isu strategis, khususnya berkaitan dengan Asta Cita Presiden,”jelasnya. (Adv).
Reporter : duL








