MAGELANG, OKESULTRA.ID – Bupati Kabupaten Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si terus mengikuti rangkaian kegiatan Magelang Retreat 2025 yang memasuki hari keenam, Rabu (26/02/2024).
Forum ini menjadi ajang strategis bagi para kepala daerah untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif di daerah masing-masing.
Berbagai isu penting dibahas dalam pertemuan ini, mulai dari pemberdayaan sumber daya manusia, digitalisasi, ketahanan pangan, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di rencanakan oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Kepada Tim Redaksi okesultra.id, Bupati H. Burhanuddin, M.Si menjelaskan jika dirinya dan peserta retreat lainnya hari ini menerima materi dari Wakil presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengenai arah kebijakan nasional.
“Jadi selain pak Wapres RI, tadi juga kami menerima materi dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menko Polhukam Budi Gunawan, Menteri Agama Nasaruddin Umar dan sejumlah menteri lainnya,” jelasnya.
Bupati H. Burhanuddin, M.Si menegaskan jika dirinya benar-benar fokus dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh para pemateri retreat tersebut.
“Alhamdulillah semua materi saya ikuti dengan baik agar dapat mengimplementasikan kebijakan ketika saya kembali di Bombana,” ujarnya, Rabu (26/2/2025).
Menurut Bupati H. Burhanuddin, M.Si Salah satu materi penting yang dibahas dalam Megelang Retreat 2025 adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disampaikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Kenapa ini saya sebut materi yang sangat penting sebab program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia melalui kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.
Dalam implementasinya, menurut suami Hj. Fatmawati Kasim Marewa ini, pemerintah daerah berperan dalam penyediaan infrastruktur, memastikan pasokan pangan lokal yang berkualitas, serta mendistribusikan makanan bergizi kepada anak-anak di sekolah-sekolah.
“Sesuai arahan Wakil Presiden Gibran, beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar program MBG dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.
Bupati Bombana juga mengatakan bahwa program MBG sangat relevan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah dalam penyediaan infrastruktur dan distribusi makanan bergizi akan berdampak langsung pada kesehatan dan perkembangan anak-anak di bombana.
“Program ini sejalan dengan visi kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang baik bagi generasi muda. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama keberhasilan program ini,” ujarnya. (Adv)
Reporter : duL
Editor : Sri Wahyuni Ningsi








