KENDARI, OKESULTRA.ID – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokay Indonesia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) II. Sabtu (18/04/2026).
Muscab II DPC Peradi Kota Kendari berlangsung dalam suasana tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Forum tertinggi di tingkat cabang ini melahirkan keputusan strategis dengan menetapkan Ibrahim Taane, SH., MH., sebagai Ketua DPC PERADI Kota Kendari periode 2026–2031 secara aklamasi.
Muscab II bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus memperkuat konsolidasi internal demi meningkatkan kualitas dan integritas profesi advokat di wilayah Kota Kendari.
Forum Tertinggi dan Agenda Strategis
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PERADI, Zul Armain Aziz, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesiapan kepengurusan baru dalam menjawab dinamika organisasi yang semakin kompleks.

“Organisasi advokat harus adaptif terhadap perubahan, sekaligus tetap berpegang pada prinsip profesionalisme dan etika. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut dengan kerja nyata,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Muscab merupakan ruang strategis untuk merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan, sekaligus memperkuat peran advokat sebagai pilar penegakan hukum.
Pemilihan Ketua Secara Aklamasi
Sidang pleno Muscab II dipimpin secara kolektif oleh pimpinan sidang yang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai tata tertib. Dimulai dari pengesahan kuorum, penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, hingga proses pemilihan ketua baru periode 2026–2031.

Pada agenda pemilihan, panitia mengumumkan bahwa hanya satu kandidat yang memenuhi syarat dan mendaftar, yakni Ibrahim Taane, SH., MH. Setelah melalui verifikasi administrasi dan ketentuan formal, forum secara bulat menyepakati penetapan Ibrahim sebagai ketua terpilih melalui mekanisme aklamasi.
Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan peserta sidang dan mengacu pada tata tertib Muscab, sehingga memiliki legitimasi penuh secara organisasi.
Amanahw Baru, Tanggung Jawab Lebih Besar
Usai penetapan, Ibrahim Taane menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ke arah yang lebih progresif.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk memperkuat profesionalisme advokat, menjaga integritas, serta meningkatkan peran PERADI dalam mendampingi masyarakat pencari keadilan,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas anggota melalui pendidikan berkelanjutan serta penguatan solidaritas internal organisasi.
Konsolidasiw dan Harapan ke Depan
Muscab II ini menjadi penanda babak baru bagi DPC PERADI Kota Kendari dalam memperkuat struktur organisasi dan merespons tantangan zaman, termasuk dinamika hukum yang semakin kompleks di tingkat lokal maupun nasional.
Apresiasi turut disampaikan kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah memastikan jalannya forum berlangsung tertib, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi organisasi.
Dengan kepemimpinan baru, diharapkan PERADI Kendari mampu semakin solid, profesional, dan berkontribusi nyata dalam menegakkan hukum serta memberikan akses keadilan yang lebih luas bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Reporter : duL





