KENDARI, OKESULTRA.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara turut berpartisipasi dalam Rapat Penyuluhan Layanan Sadar Arsip yang diadakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa, (10/07/2024).
Kegiatan tersebut merupakan bagian untuk membangun kesadaran terhadap pentingnya mengelola arsip, demi terwujudnya pengelolaan arsip yang handal, terjaminnya keselamatan dan keamanan arsip, keselamatan aset daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta meningkatkan kesadaran semua elemen birokrasi.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara, Nur Saleh, S.Pd.,MM.,Pub. Hadir pada acara pembukaan tersebut, para Pejabat Struktural dan Fungsional lingkup Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sultra.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sultra, Nur Saleh mengatakan penyuluhan ini merupakan salah satu tugas pokok Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
“Pada umumnya kantor pemerintahan ataupun perusahaan cenderung mengarsipkan seluruh koleksi dokumen. Dokumen yang diarsipkan tersebut suatu saat diperlukan untuk dapat digunakan lagi di masa depan,” jelasnya.
Menurut Nur Saleh, manfaat dari pengarsipan sendiri adalah untuk mencegah kehilangan data, meningkatkan keamanan dan penunjang tugas pengelolah administrasi di perkantoran atau di perusahaan.
“Dokumen yang belum diarsipkan dengan baik berpotensi besar untuk hilang selamanya. Selain itu, dokumen yang belum diarsipkan akan menjadi sangat sulit untuk ditemukan khususnya apabila dokumen itu sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Lebih lanjut Nur Saleh mengatakan, dokumen yang dikelola dengan sistem pengarsipan yang baik akan menjadi sarana pencegahan kehilangan dan juga memungkinkan pengambilan kembali dokumen dengan cepat.
Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Anton Ferdinan, S.Pd, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.
“Kami sangat terbantu dengan adanya penyuluhan ini karena memberikan wawasan baru dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya arsip. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin memperkuat kapasitas lembaga kearsipan di daerah,” katanya.
Rapat penyuluhan ini diisi dengan berbagai materi penting yang disampaikan oleh para pakar kearsipan nasional, meliputi metode pengelolaan arsip yang efektif, digitalisasi arsip, serta strategi perlindungan dan pelestarian arsip.
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan best practices dalam pengelolaan arsip di daerah masing-masing.
Kehadiran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana di acara ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengelolaan arsip di Kabupaten Bombana.
“Kami berkomitmen untuk menerapkan ilmu dan strategi yang kami dapatkan dari rapat ini demi meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di Bombana. Arsip yang terkelola dengan baik akan memberikan manfaat besar bagi efisiensi administrasi dan pelayanan publik di daerah kami,” tambah Bapak Anton Ferdinan.
Rapat ini juga menghasilkan beberapa rekomendasi strategis untuk meningkatkan layanan kearsipan di Sulawesi Tenggara, seperti peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkala, pengembangan sistem informasi kearsipan berbasis teknologi, serta penguatan kolaborasi antar lembaga kearsipan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Dengan berakhirnya acara ini, seluruh peserta, termasuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana, berkomitmen untuk mendukung upaya peningkatan layanan kearsipan di Sulawesi Tenggara. Komitmen ini menjadi langkah awal untuk mencapai pengelolaan arsip yang lebih baik dan profesional di seluruh kabupaten/kota, termasuk di Kabupaten Bombana.
Melalui Rapat ini Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bombana akan terus mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan pengelolaan arsip di daerah. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi pengelolaan arsip di Kabupaten Bombana demi kemajuan bersama,” tutup Anton Ferdinan.
Reporter : duL


