BeritaBombanaDaerah

Bupati Bombana Lantik 24 PPTP, Tegaskan Birokrasi Harus Adaptif dan Profesional

×

Bupati Bombana Lantik 24 PPTP, Tegaskan Birokrasi Harus Adaptif dan Profesional

Share this article
Ketgam : Bupati Bombana Saat Membacakan Surat Keputusan Atas Pelantikan 24 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemda Bombana. Foto : Ist

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Pemerintah Kabupaten Bombana kembali melakukan penyegaran birokrasi. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., secara resmi melantik 24 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat, Kamis (6/2/2026).

Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, tetapi menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari uji kompetensi (job fit) yang telah dilaksanakan pada awal Januari 2026.

“Pelantikan ini bukan hadiah, tetapi amanah dan tanggung jawab besar. Setiap pejabat yang dilantik harus mampu bekerja cepat, tepat, dan berintegritas, sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi,” tegas Bupati Burhanuddin dalam sambutannya.

Berbasis Job Fit dan Kebutuhan Organisasi

Dari total 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana, sebanyak 24 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama telah terisi melalui pelantikan ini. Sementara sembilan jabatan lainnya masih kosong karena ditinggalkan pejabat sebelumnya yang memasuki masa purnabakti.

Bupati Burhanuddin memastikan, kekosongan tersebut tidak akan dibiarkan terlalu lama.

“Jabatan yang masih kosong akan segera kita isi melalui mekanisme seleksi yang transparan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tujuannya satu, agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Rotasi dan mutasi pejabat ini tertuang dalam Keputusan Bupati Bombana Nomor 100.3.3.2-121 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Pergeseran Strategis untuk Perkuat Pelayanan Publik

Sejumlah pejabat mengalami pergeseran posisi strategis. Doddi A. Muchlisi, SE., M.AP., yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah, kini dipercaya memimpin Dinas Perpustakaan. Sementara Husrifnah, ST., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda, kini mengemban amanah sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Posisi Asisten Bidang Administrasi Umum kini diisi oleh M. Hadi Raharjo Putra, S.IP., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Sedangkan dr. H. Sunandar, MM.Kes. dipercaya mengisi jabatan strategis sebagai Inspektur Daerah.

“Setiap penempatan sudah melalui pertimbangan matang. Tidak ada unsur suka atau tidak suka, semuanya berbasis kinerja dan kompetensi,” kata Bupati Burhanuddin.

Kepercayaan dan Amanah Baru

Beberapa pejabat tetap dipercaya pada posisinya, seperti Drs. Hasdin Rata, M.Si.yang kembali dipercaya menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sementara Mapattang, AMd., S.Pi., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial, kini dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata, kini dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Adapun Pajawa Tarika, S.Pd., dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, dan Firdaus, S.Pd.SD dilantik sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Sarif, SH, Salah satu pejabat yang dilantik menyampaikan komitmennya untuk bekerja maksimal.

“Amanah ini akan kami jawab dengan kerja nyata. Kami siap mendukung visi dan misi Bupati Bombana serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sarif usai di lantik kembali jadi Kepala Dinas Pertanian.

Dorong Birokrasi yang Responsif dan Modern

Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, birokrasi dituntut untuk lebih responsif dan inovatif.

“Pejabat harus keluar dari zona nyaman. Jangan bekerja biasa-biasa saja. Masyarakat menunggu kerja nyata, bukan sekadar laporan administrasi,” tandasnya.

Rotasi dan mutasi ini diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam tubuh birokrasi Pemerintah Kabupaten Bombana, sekaligus mempercepat pencapaian program pembangunan daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan berdaya saing.

Reporter : duL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *