BeritaBombanaDaerah

Bupati Bombana Buka Rapat Koordinas Pendidikan, Berikut Pesannya

×

Bupati Bombana Buka Rapat Koordinas Pendidikan, Berikut Pesannya

Share this article
Ketgam : Bupati Bombana. Ir. H. Burhanuddin. M.Si. Foto : duL,OS

BOMBANA, OKESULTRA.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Kabupten Bombana, Sulawesi Tenggara, melaksanakan Rapat Koordinas Pendidikan Tahun Anggaran 2025, di Aula Tanduale, Senin (29/12/2025).

Dengan mengusung tema, “Terciptanya Program Asta Cita Presiden Melalui Program Prioritas Kemendikdasmen dan Perencanaan Berbassis Data Pada Rapor Pendidikan”, kegiatan tersebut di buka oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa di tahun 2026 yang akan datang, tidak boleh ada lagi sekolah yang mengisidata berdasarkan “intuisi” atau kebiasaan semata. Setiap kebijakan, penganggaran, dan intervensi di sekolah harus bersumber pada Rapor Pendidikan.

“Rapor Pendidikan adalah cermin kita. Jika literasi dan numerasi kita masihrendah, maka program kerja harus berfokus ke sana. Perencanaan Berbasis Data adalah alat agarpenggunaan anggaran,baik APBD maupun Dana BOS,menjadi tepat sasaran dan akuntabel,”jelasnya.

Bupati bilang, bawah seluruh kebijakan, tunjangan profesi, bantuan sarana prasarana, semuanya bermuara pada satu pintu “Dapodik” ia  menginstruksikan kepada seluruh Kepala Sekolah untuk memastikan data di Dapodik adalah data yang real-time dan valid. Satu Sekolah Satu Operator, jangan ada lagi operator yang memegang lebih dari satu sekolah.

“Jangan ada data fiktif atau data yang terlambat diperbaruisebab beban kerja operator yang memegang lebih dari satu sekolah, karena ketidakakuratan data di tingkat satuanpendidikan akan merugikan daerah kita secara keseluruhanj,”pesan Bupati.

Sedangkan ATS dan APS, menurut bupati itu adalah isu kemanusiaan yang beririsan dengan pembangunan SDM. Sekarang ini masih menghadapi tantanganadanya ATS dan APS di Kabupaten Bombana yang masih masif, terutama di wilayah terpencil dan daerah pulau harus bekerja sama dengan pihak kecamatan dan desa agarmemastikan Wajib Belajar ini terpenuhi.

“Setiap anak di Kabupaten ini, tanpa terkecuali, harus mendapatkan haknyauntuk bersekolah,”ungkapnya.

Untuk itu, Bupati Bombana ini mengajak para guru untuk memperkuat keterampilan dasar peserta didik, mulai dari membaca dan dasar berhitung yang terkadangdi zaman sekarang, sudah banyak anak-anak yang tidak bisa dengan keterampilan tersebut. Oleh sebab itu, bupati berhaeap perlu dibuatkan ruang belajar terbuka atau ruang literasi, agar mereka semangat untuk memperdalam.

“digitalisasi juga penting. Salah satunya adalahpenyaluran Panel Interaktif Digital yang sudah tersalurkan disetiap sekolah. Hendaknya bisa dimanfaatkan di setiappembelajaran, bukan sekadar pajangan,”ujarnya.

Lebih lanjut Bupati menyampikan bahwa, aesuai arahan pusat, pemerintah Kabupaten Bombana akan memberikan perhatian khusus pada penguatan karakter, revitalisasi, PAUD HI, peningkatan kualitas guru, dan sarana prasarana yang mendukung digitalisasi pendidikan.

“Saya berharap Bapak dan lbu dapat merumuskan langkah taktis untuk menerjemahkan programprioritas nasional tersebut ke dalam konteks lokal daerah kita,”jelasnya.

Sinergi kata Bupati adalah kunci. Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah,Pengawas, dan Komite Sekolah harus bergerak dalam satuirama. Jangan ada ego sektoral, sebeb semua adalah satu tim yang bekerja untuk masa depan generasi muda KabupatenBombana.

“Pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan sumberdaya manusia, termasuk di Kabupaten Bombana. Kualitas pendidikan menjadi salah satu penentu capaian Indeks Pembangunan Manusia,”tutup Bupati.

Reporter : duL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *