BOMBANA, OKESULTRA.ID – Pj Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si mengahadiri sekaligus melepas mobil yang memuat logistik Pemilu 2024 untuk dua kecamatan yang posisinya paling jauh.
“Hari ini kita mulai melakukan pendistribusian logistik Pemilu 2024 untuk dua kecamatan terjauh yakni Pulau Kabaena dan Poleang,” kata Pj Bupati Bombana setelah pelepasan logistik Pemilu 2024 di Rejang Lebong, Minggu, (11/02/2024).
Pj Bupati mengatakan, pendistribusian logistik Pemilu 2024 untuk dua kecamatan ini dilakukan lebih awal karena posisinya cukup jauh dari ibu kota Kabupaten Bombana, sehingga harus didahulukan daripada Kecamatan lain.

“Jadi selesain logistik, anggota TNI Polri juga yg bertugas baik yang bertugas di TPS, PPS dan di Kecamatan sudah jalan,”jelasnya.
Menurut Pj Bupati Bombana, untuk pendistribusian logistik TPS terjauh harus disiapkan kendaraan yang memadai dan pihaknya akan memberikan bantuan jika ada kesulitan dalam pendistribusiannya.
Pada kesempatan itu, dirinya juga mengimbau kalangan masyarakat Kabupaten Bombana yang sudah terdaftar agar menggunakan hak suaranya dengan mendatangi masing-masing TPS di tempatnya terdaftar.

“Untuk mereka yang sudah berumur di atas 17 tahun atau mereka yang sudah menikah tetapi belum terdaftar juga bisa menggunakan hak suaranya dengan syarat membawa KTP elektronik,”jelasnya.
“Harapan saya dan tentunya harapan kita semua, pemilu ini semua berjalan dengan baik dan sesuai harapan kita semua,”tambahnya.
Sementara itu, Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo menjelaskan jika Logistik pemilu yang dimuat dalam surat suara ini, pada H-1 atau 13 Februari malam harus sudah sampai di TPS, termasuk TPS yang berada di lokasi sulit dijangkau.

“Seluruh logistik yang kita distribusikan ini sudah lengkap, untuk surat suaranya kita lakukan mekanisme tiga kali hitung saat berada di gudang logistik. Jadi, KPU menghitung, PPK menghitung dan PPS menghitung sehingga kemungkinan logistik kurang itu sangat kecil sekali,” terangnya.
Sementara itu, untuk pendistribusian logistik ke TPS sulit, tambah dia, nantinya akan menggunakan armada yang disesuaikan dengan medannya dengan menggunakan kendaraan roda dua yang dilengkapi rantai dengan dikawal petugas TNI/Polri. (Adv)
Reporter : Siswanto Azis





